Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Nek Khatijah Ludes Terbakar 

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | LHOKSUKON – Selasa (16/9/2025) seharusnya menjadi hari biasa bagi Khatijah Ishak (78), seorang nenek renta yang tinggal sendiri di Gampong Lhok Bintang Hu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Namun, pagi itu, rumah kayunya yang sederhana, satu-satunya tempat ia menumpuk kenangan puluhan tahun, habis dilalap api.

“Ketika saya pulang dari membeli ikan, rumah sudah habis… semua hilang,” kata Khatijah dengan suara bergetar, air mata menetes deras membasahi pipinya. “Tidak ada lagi tempat saya menatap pagi… tidak ada lagi yang tersisa dari hidup saya.”

Api membakar rumah kayu itu dengan cepat. Warga yang bergegas menolong hanya bisa menatap putus asa. Segala perabot, pakaian, dan benda-benda yang selama ini menjadi saksi perjalanan hidupnya, kini tinggal abu dan kepulan asap hitam yang mengepul ke langit pagi.

Kapolsek Tanah Jambo Aye, Iptu Agus Halamoan Lubis, menjelaskan rumah kosong saat kebakaran terjadi, dan dugaan sementara berasal dari korsleting listrik. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp50 juta. Namun, bagi Khatijah, nilainya jauh lebih dari uang.

“Rumah itu satu-satunya peninggalan suami saya… semua kenangan hilang begitu saja. Saya merasa seperti kehilangan seluruh hidup saya,” lirihnya sambil menundukkan kepala, tubuh renta gemetar menahan dingin dan kesedihan.

Kini, nenek Khatijah menumpang di rumah tetangga, menatap reruntuhan yang dulu dipenuhi tawa dan cerita, hanya ditemani deru angin dan kesunyian. Warga berharap ada perhatian dari pemerintah, dermawan, atau siapa pun yang memiliki hati, untuk membantunya bangkit dari kehancuran ini.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan
Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku
Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka
Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya
Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:52 WIB

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara

Senin, 12 Januari 2026 - 13:55 WIB

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:14 WIB

Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

Berita Terbaru