Kementrian PU dan DPR RI Dukung Pengembangan SPAM Langkahan

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | LHOKSUKON – Kementerian Pekerjaan Umum PU melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Aceh Utara.

Peningkatan kapasitas tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terus meningkat, khususnya di Kecamatan Langkahan dan sekitarnya.

Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya, Oscar RH Siagian, menyampaikan hal itu saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi SPAM Langkahan, Senin (6/10/2025).

Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, menjelaskan bahwa kapasitas SPAM yang ada saat ini hanya 20 liter per detik. Kapasitas tersebut dinilai sudah tidak memadai untuk melayani lebih dari 3.000 pelanggan yang ada saat ini.

“Debit air yang tersedia sudah tidak mencukupi. Kapasitas 20 liter per detik seharusnya idealnya hanya melayani sekitar 1.600 sambungan rumah. Karena itu, tekanan air sering lemah dan distribusinya tidak merata,” ujar Ayah Wa.

Ia menambahkan, Pemkab Aceh Utara telah mengusulkan pembangunan SPAM baru dengan kapasitas 50 liter per detik, agar layanan air bersih bisa menjangkau hingga ke Kecamatan Tanah Jambo Aye, Seunuddon, dan Baktiya.

Menanggapi hal tersebut, Oscar RH Siagian mengatakan bahwa proyek SPAM Langkahan telah masuk dalam daftar indikatif program multi-years Ditjen Cipta Karya.

“Rencana ini akan kami proses bertahap dengan memastikan kesiapan lahan serta sumber air baku yang memadai,” jelas Oscar.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Ditjen Sumber Daya Air dan Balai Wilayah Sungai Sumatera I untuk menilai kelayakan teknis pembangunan di kawasan hulu Bendungan Jambo Aye. Oscar menegaskan, proyek ini merupakan bagian dari target RPJMN untuk meningkatkan akses air minum perpipaan nasional dari 30 persen menjadi 40,2 persen.

“Kami ingin memastikan masyarakat, termasuk di Aceh Utara, mendapatkan akses air minum yang layak dan aman. Ini bagian dari upaya pemerintah menuju pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPR RI H. Ruslan M. Daud mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat infrastruktur dasar di Aceh Utara.

Ia menyebut kebutuhan total anggaran proyek SPAM mencapai Rp50 miliar, sementara alokasi tahun ini baru mencapai Rp20 miliar.“Insya Allah, karena saya juga di Badan Anggaran DPR RI, kita akan perjuangkan tambahan anggaran agar proyek ini bisa selesai sesuai target,” tegas Ruslan.

Ruslan juga mengajak masyarakat dan ulama untuk mendukung penuh pelaksanaan proyek tersebut agar berjalan lancar. Ia menilai perhatian Bupati Ayah Wa terhadap kebutuhan dasar masyarakat layak diapresiasi.

Selain sektor air minum, Ruslan turut menyoroti pentingnya percepatan pembangunan jalan strategis dan perlindungan kawasan pesisir dari abrasi. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat sila kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kita ingin negara benar-benar hadir di tengah masyarakat, terutama di Aceh Utara yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa. Ini bukan soal menuntut kemerdekaan, tapi memperjuangkan keadilan sosial,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Politeknik Negeri Lhokseumawe Dorong Penguatan Profesionalisme Polri
Pakar HTN Unimal: Independensi Polri Sudah Digariskan UUD 1945
Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung 5 Desa di Baktiya Barat Putus Total
Trauma dan Hujan Menghantui Anak Negeri di Desa Lhok Reudep
Mensos RI Serahkan Santunan Rp4,05 Miliar kepada Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara
Keluarga Korban Banjir Aceh Utara Menunggu Penyerahan Santunan di Aula Kantor Bupati
Sentuhan Spiritual dan Keceriaan: AOCC Bersama Gen Z UIN SUNA Pulihkan Senyum Anak-Anak Aceh Utara
Mensos Sambangi Aceh Utara Besok, Serahkan Santunan Korban Banjir Bandang
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:48 WIB

Politeknik Negeri Lhokseumawe Dorong Penguatan Profesionalisme Polri

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:33 WIB

Pakar HTN Unimal: Independensi Polri Sudah Digariskan UUD 1945

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:38 WIB

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung 5 Desa di Baktiya Barat Putus Total

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:47 WIB

Trauma dan Hujan Menghantui Anak Negeri di Desa Lhok Reudep

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:23 WIB

Mensos RI Serahkan Santunan Rp4,05 Miliar kepada Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara

Berita Terbaru