Pakai Narkoba Bareng, Dua Rekan Tersangka Pembakar Mimbar Masjid Diperiksa Polisi 

- Penulis

Rabu, 29 September 2021 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Dua rekan tersangka pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar, KB (22), turut diamankan pihak kepolisian. Keduanya juga diduga terlibat dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Dua pihak yang berinisial MT dan RZ itu masih menjalani pemeriksaan di Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Makassar.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar AKBP Yudi Frianto membenarkan dua rekan KB telah diamankan saat dikonfirmasi. Ia mengatakan, saat ini keduanya masih diperiksa soal narkotika.

“Jadi tadi itu ada penyerahan dari Jatanras dua orang, MT sama RZ. Dari pemeriksaan sementara MT ini pernah memakai barang narkotika bersama tersangka KB,” kata Yudi kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/9).

Setelah itu, lanjut Yudi kemudian KB meninggalkan MT dan pergi ke Masjid Raya Makassar, lalu membakar mimbar masjid pada Sabtu 25 September 2021, sekitar pukul 01.17 WITA dini hari.

“Tapi MT tidak ikut. Berdasarkan keterangan tersangka bahwa dia dapat barang (narkotika) dari MT. Tapi MT membantah kalau barang itu milik KB. Nanti kita akan konfrontir barang itu milik siapa,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kata Yudi bahwa KB juga mengaku pernah mengkonsumsi narkotika bersama RZ beberapa waktu lalu. Yudi menegaskan mereka mengonsumsi barang haram itu sebelum peristiwa pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar.

“Terus unit Jatanras mengambil RZ, karena keterangan KB bahwa dia pernah make bersama Rizaldi, tembakau sintetis. Bukan saat itu ya. Sudah lama, makanya RZ turut diamankan dan saat digeladah ditemukan barang bukti tembakau sintetis di tubuhnya,” jelasnya.

Saat ini, beber Yudi kedua rekan tersangka kasus pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar, KB telah dilakukan pemeriksaan urine.

“Tadi setelah diperiksa kita cek urine dulu di bidang kedokteran dan kesehata (dokkes), sudah kita kirim ke laboratorium forensik (labfor) barang bukti tembakau sintetisnya. Belum diketahui positif atau tidak, kita kirim ke labfor dulu,” pungkasnya.[]

Sumber : CNN Indonesia

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan
Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya
Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia
Pulihkan Semangat Seniman Pasca-Banjir Besar, Komunitas Solo Raya Salurkan Bantuan untuk Maestro Rapai di Aceh Utara
Wakil Gubernur Aceh Faddlullah Tegaskan Penanganan Banjir Aceh Utara dan Aceh Tamiang, Penyesuaian Bantuan Rumah Rusak
Menko Polkam RI dan Pejabat Tinggi Kunjungi Kecamatan Lapang, Gampong Kula Cangkoy Pasca-Banjir Besar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:52 WIB

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:49 WIB

Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:50 WIB

Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru