DPRK Aceh Utara Fokus Tiga Rancangan Qanun Prioritas, Target Ketuk Palu Awal Juli

- Penulis

Rabu, 25 Juni 2025 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Pelitanasional.com– Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara melalui Badan Legislasi (Banleg) menegaskan bahwa dari enam rancangan qanun yang semula dirancang, hanya tiga yang menjadi prioritas untuk dibahas dalam pembahasan anggaran murni tahun ini. Penyusutan ini dilakukan atas dasar efisiensi anggaran dan urgensi substansi qanun terhadap kebutuhan pembangunan daerah.

Adapun tiga rancangan qanun yang menjadi fokus utama antara lain:

1. Rancangan Qanun tentang Barang Milik Daerah

2. Rancangan Qanun tentang Revisi Struktur Organisasi Pemerintah Daerah

3. Rancangan Qanun tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Penyelenggaraan Irigasi, dan Ketahanan Pangan

Ketiga rancangan tersebut merupakan inisiatif DPRK Aceh Utara dan dirancang untuk selaras dengan visi-misi Bupati Aceh Utara, serta untuk menjawab kebutuhan kelembagaan dan pembangunan sektor strategis daerah.

“Awalnya ada enam rancangan qanun, termasuk lima yang bersifat kumulatif terbuka. Namun dalam perjalanannya, karena pertimbangan efisiensi dan prioritas anggaran, kami menyepakati hanya tiga yang masuk pembahasan murni. Bisa saja nanti berkembang menjadi empat, tergantung dinamika. Target kita ketuk palu awal Juli,” ujar Mawardi M, S.E. (Tgk. Adek), anggota Komisi III DPRK Aceh Utara yang membidangi Keuangan, Kekayaan Aceh, dan Investasi, usai rapat Banleg di Gedung DPRK, Selasa (25/6/2025).

Tgk. Adek menambahkan bahwa rancangan qanun tentang Pajak dan Retribusi Daerah juga termasuk penting, namun belum dipastikan apakah akan ikut disahkan pada tahap anggaran murni ini.

“Yang terpenting, kita prioritaskan qanun yang benar-benar selaras dengan arah pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat. Fokus kita saat ini pada pengelolaan aset, penataan birokrasi, dan ketahanan pangan,” tegasnya.

Banleg DPRK Aceh Utara kini terus memacu penyelesaian pembahasan agar ketiga rancangan qanun tersebut dapat disahkan tepat waktu. Target pengesahan dijadwalkan pada awal Juli 2025.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Danramil 02/Kuta Makmur Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong
2.500 Peserta Ramaikan Jalan Santai Peringatan HUT ke-81 RI di Syamtalira Aron
Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Utara Gelar Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bupati
Peringati Hari Damai Aceh ke-21, Sultan Malik Samudera Pasai Serukan Adat Jadi Penjaga Perdamaian
Doa Bersama Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Jangan Lupakan Luka Masa Konflik
DPP Tunas Prabowo 08 Tegaskan Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kawal 8 Program Asta Cita
Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Kasus Penganiayaan Dek Pan, Minta Segera Ditahan
Pemkab Aceh Utara Salurkan Bantuan Tahap III Rp11,2 Miliar dari Kemensos untuk Korban Banjir Bandang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Danramil 02/Kuta Makmur Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:04 WIB

2.500 Peserta Ramaikan Jalan Santai Peringatan HUT ke-81 RI di Syamtalira Aron

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Utara Gelar Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bupati

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Peringati Hari Damai Aceh ke-21, Sultan Malik Samudera Pasai Serukan Adat Jadi Penjaga Perdamaian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Doa Bersama Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Jangan Lupakan Luka Masa Konflik

Berita Terbaru