Stok Beras Nasional Capai Rekor Sepanjang Sejarah, Pemerintah Pastikan Harga Stabil dan Tindak Tegas Manipulasi

- Penulis

Jumat, 18 Juli 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL.COM — JAKARTA- Pemerintah memastikan bahwa stok beras nasional saat ini dalam kondisi aman, bahkan mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah. Gudang Perum Bulog tercatat menyimpan cadangan beras sebesar 4,2 juta ton, memberikan jaminan ketersediaan pangan bagi 286 juta rakyat Indonesia.

Dalam upaya menjaga stabilitas harga di tengah dinamika pasar, pemerintah juga mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat. Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi langsung agar rakyat tetap dapat membeli beras dengan harga terjangkau, terutama di wilayah-wilayah rawan inflasi pangan.

“Ketersediaan beras kita sangat mencukupi, dan pemerintah berkomitmen penuh untuk menjamin distribusinya merata dan adil. Jangan ada yang bermain-main dengan pangan rakyat,” tegas seorang pejabat Kementerian Perdagangan, Jumat (18/7).

Di sisi lain, pemerintah meningkatkan pengawasan pasar secara ketat. Temuan terkait manipulasi mutu dan harga beras di sejumlah daerah telah ditindaklanjuti oleh Satgas Pangan bersama aparat penegak hukum. Pelaku-pelaku curang yang mencoba mengambil keuntungan dari situasi ini dipastikan akan dikenai sanksi tegas.

“Tidak ada ruang bagi spekulan atau oknum nakal yang merugikan rakyat. Kami akan kejar dan proses hukum setiap pelanggaran,” ujar perwakilan Satgas Pangan.

Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan keadilan pangan nasional. “Bersama, kita jaga kepercayaan rakyat. Ketahanan pangan bukan hanya soal pasokan, tapi juga soal keadilan dan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Dengan koordinasi lintas kementerian dan dukungan masyarakat, Indonesia menunjukkan kesiapan menghadapi tantangan pangan global dengan langkah tegas dan data yang kuat.

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo Tinjau Wilayah Terdampak Bencana di Aceh Utara dan Aceh Tamiang
Wagub Aceh Serukan Persatuan TNI–Polri–GAM dalam Misi Kemanusiaan Pascainsiden Aceh Utara
Presiden Prabowo: Kekayaan Negara Ibarat Darah, Rp6,6 Triliun Harus Diselamatkan untuk Rakyat
Enam Hari Menuju Akhir Status Darurat, Tangis 600 Ribu Warga Aceh Utara Menunggu Negara Hadir
BNPB Turun Langsung Pulihkan Dampak Banjir Bandang Aceh Utara
Akses Darat Terputus, Bantuan ke Alur Jambu Aceh Tamiang Mendesak Disalurkan via Helikopter
Warga Tamiang Memohon Pemda Segera Salurkan Bantuan ke Tiga Desa Terdampak Banjir
Listrik Aceh Masih Gelap, Janji 93% Hanya di Atas Kertas: Warga Tuding Menteri ESDM dan Dirut PLN Beri Data Palsu kepada Presiden
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:47 WIB

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo Tinjau Wilayah Terdampak Bencana di Aceh Utara dan Aceh Tamiang

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:33 WIB

Wagub Aceh Serukan Persatuan TNI–Polri–GAM dalam Misi Kemanusiaan Pascainsiden Aceh Utara

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:03 WIB

Presiden Prabowo: Kekayaan Negara Ibarat Darah, Rp6,6 Triliun Harus Diselamatkan untuk Rakyat

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:16 WIB

Enam Hari Menuju Akhir Status Darurat, Tangis 600 Ribu Warga Aceh Utara Menunggu Negara Hadir

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:22 WIB

BNPB Turun Langsung Pulihkan Dampak Banjir Bandang Aceh Utara

Berita Terbaru