KPK Tahan Ketua Pokja Pemilihan Proyek Jalur Kereta, Terseret Korupsi di Kemenhub

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITA NASIONAL | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan RS, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan Penyedia Barang/Jasa dalam proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Balai Teknik Perkeretaapian, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Kementerian Perhubungan.

Penahanan dilakukan pada Selasa (12/8/2025) setelah penyidik menetapkan RS sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi pada tahun anggaran 2022 hingga 2024.

Juru bicara KPK menyampaikan, penetapan tersangka ini merupakan pengembangan perkara dugaan suap dan pengaturan proyek di DJKA yang sebelumnya telah menyeret sejumlah pejabat kementerian maupun pihak swasta.

“Tim penyidik menahan tersangka RS untuk 20 hari pertama ke depan. Yang bersangkutan diduga berperan aktif dalam mengatur pemenang tender serta menerima aliran dana dari pihak kontraktor,” kata juru bicara KPK dalam keterangan pers di Jakarta.

Kasus ini menambah panjang daftar pejabat DJKA Kemenhub yang terjerat korupsi proyek perkeretaapian. KPK memastikan penelusuran tidak berhenti pada RS saja, melainkan terus mengusut kemungkinan keterlibatan pihak lain termasuk pejabat internal maupun rekanan swasta.

“Penegakan hukum ini diharapkan menjadi peringatan keras agar penyelenggaraan proyek infrastruktur perkeretaapian dilakukan secara transparan, bebas dari praktik korupsi,” tambah juru bicara KPK.

RS kini mendekam di rumah tahanan KPK, sementara penyidik terus melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke tahap penuntutan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Aceh Utara dan Kemensos RI Salurkan Santunan Rp2,48 Miliar bagi 496 Korban Luka Akibat Banjir
Anak yang Berjalan Sendiri ke Gerbang Sekolah
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Kesiapan Yonif TP 932/Sunan Bonang, Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Wilayah
Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan, Keureuto di Aceh Utara Resmi Beroperasi
Bupati Aceh Utara Hadiri Peresmian Bendungan Krueng Keureuto oleh Presiden Prabowo
Relawan MBG Seluruh Indonesia Gelar Aksi di Medan Merdeka Selatan, Desak BGN Bertanggung Jawab
Ketua Yayasan Tunas Kosong Delapan Jaya Abadi Audiensi ke Menpora, Bahas Pencetakan Bibit Atlet Muda
KSB PADI Aceh Hadiri Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Hadapi Pemilu 2029
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:03 WIB

Bupati Aceh Utara dan Kemensos RI Salurkan Santunan Rp2,48 Miliar bagi 496 Korban Luka Akibat Banjir

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:49 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Kesiapan Yonif TP 932/Sunan Bonang, Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Wilayah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:42 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan, Keureuto di Aceh Utara Resmi Beroperasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:44 WIB

Bupati Aceh Utara Hadiri Peresmian Bendungan Krueng Keureuto oleh Presiden Prabowo

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:55 WIB

Relawan MBG Seluruh Indonesia Gelar Aksi di Medan Merdeka Selatan, Desak BGN Bertanggung Jawab

Berita Terbaru