Optimalisasi Anggaran 2026, Pemerintah Targetkan Mutu Pendidikan Meningkat Signifikan

- Penulis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelita Nasional | Jakarta, 16 Agustus 2025 – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui optimalisasi anggaran 2026. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa pendidikan menjadi kunci mencetak generasi unggul yang siap bersaing di kancah global.

Dalam Rapat Paripurna DPR RI, Jumat (15/8), Presiden Prabowo menyampaikan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBN 2026, setara Rp757,8 triliun, terbesar sepanjang sejarah Indonesia. “Anggaran ini harus tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh negeri,” ujar Presiden.

Dari total anggaran tersebut, Rp178,7 triliun dialokasikan untuk gaji, penguatan kompetensi, dan kesejahteraan guru serta dosen, termasuk tunjangan profesi bagi guru ASN dan non-PNS. Sementara Rp150,1 triliun digunakan untuk peningkatan fasilitas sekolah dan kampus. Tahun depan, pemerintah menargetkan renovasi 13.800 sekolah dan 1.400 madrasah, serta distribusi 288.000 layar pintar agar siswa di pelosok dapat mengikuti pembelajaran virtual dari guru terbaik.

Program bantuan pendidikan pun diperkuat, seperti Program Indonesia Pintar untuk 21,1 juta siswa dan KIP Kuliah bagi 1,2 juta mahasiswa. Pendidikan vokasi juga diselaraskan dengan kebutuhan dunia kerja, mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan industri modern.

Selain itu, pemerintah mendorong hadirnya Sekolah Rakyat, 20 Sekolah Unggul Garuda, dan 80 Sekolah Unggul Garuda Transformasi sebagai akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ditargetkan memberikan beasiswa untuk 4.000 mahasiswa ke universitas terbaik dunia pada 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyambut baik perhatian Presiden terhadap pendidikan. Ia optimistis dukungan anggaran akan membawa perubahan signifikan, mulai dari perbaikan sarana-prasarana, peningkatan kesejahteraan guru, hingga penyaluran bantuan bagi pelajar melalui PIP dan BOS. “Dengan dukungan ini, pendidikan kita akan semakin baik dan berkualitas,” ujarnya.

Pemerintah menegaskan bahwa semua upaya ini diarahkan untuk mencetak generasi cerdas, inovatif, produktif, dan siap bersaing di panggung global.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo Tinjau Wilayah Terdampak Bencana di Aceh Utara dan Aceh Tamiang
Wagub Aceh Serukan Persatuan TNI–Polri–GAM dalam Misi Kemanusiaan Pascainsiden Aceh Utara
Presiden Prabowo: Kekayaan Negara Ibarat Darah, Rp6,6 Triliun Harus Diselamatkan untuk Rakyat
Enam Hari Menuju Akhir Status Darurat, Tangis 600 Ribu Warga Aceh Utara Menunggu Negara Hadir
BNPB Turun Langsung Pulihkan Dampak Banjir Bandang Aceh Utara
Akses Darat Terputus, Bantuan ke Alur Jambu Aceh Tamiang Mendesak Disalurkan via Helikopter
Warga Tamiang Memohon Pemda Segera Salurkan Bantuan ke Tiga Desa Terdampak Banjir
Listrik Aceh Masih Gelap, Janji 93% Hanya di Atas Kertas: Warga Tuding Menteri ESDM dan Dirut PLN Beri Data Palsu kepada Presiden
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:47 WIB

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo Tinjau Wilayah Terdampak Bencana di Aceh Utara dan Aceh Tamiang

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:33 WIB

Wagub Aceh Serukan Persatuan TNI–Polri–GAM dalam Misi Kemanusiaan Pascainsiden Aceh Utara

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:03 WIB

Presiden Prabowo: Kekayaan Negara Ibarat Darah, Rp6,6 Triliun Harus Diselamatkan untuk Rakyat

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:16 WIB

Enam Hari Menuju Akhir Status Darurat, Tangis 600 Ribu Warga Aceh Utara Menunggu Negara Hadir

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:22 WIB

BNPB Turun Langsung Pulihkan Dampak Banjir Bandang Aceh Utara

Berita Terbaru