BNN Gelar Rakor di Bali, Perkuat Kolaborasi Pemberantasan Narkoba Lintas Wilayah

- Penulis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITA NASIONAL | BALI – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi Intelijen yang melibatkan wilayah Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini berlangsung di Wyndham Garden Kuta Beach, Bali, pada Rabu (20/8), dengan tujuan memperkuat strategi lintas sektor dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba di Indonesia.

Rakor dihadiri oleh para Kepala BNN Provinsi bersama Kepala Bidang Pemberantasan dari wilayah terkait. Selain itu, turut hadir perwakilan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) serta Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, yang menjadi mitra strategis BNN dalam pengawasan peredaran narkoba lintas wilayah dan perbatasan.

Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam memperkuat pemberantasan narkoba yang kini semakin kompleks dan melibatkan jaringan lintas negara.

“Kekuatan kolaboratif menjadi satu power yang paling kuat. Kita dengan berbagai macam keterbatasan, tetap bisa mengungkap jaringan-jaringan besar. Kuncinya adalah kolaboratif,” ujar Marthinus Hukom dalam arahannya.

Ia menambahkan, kolaborasi hanya dapat terbangun melalui kepercayaan antarinstansi, khususnya dalam pelaksanaan operasi intelijen yang membutuhkan keterbukaan informasi serta koordinasi cepat di lapangan. Kerja sama antara BNN dan DJBC, menurutnya, sudah teruji dalam berbagai operasi besar pengungkapan jaringan narkotika di sejumlah wilayah.

Senada dengan itu, Direktur Interdiksi Narkotika DJBC, R. Syarif Hidayat, mengapresiasi soliditas yang terjalin antara DJBC dan BNN. Menurutnya, rapat koordinasi ini mencerminkan komitmen nyata dalam memperkuat sinergi dan efektivitas penanganan kejahatan narkoba secara terpadu.

Dengan komitmen bersama dan kepercayaan yang kuat, BNN optimis sinergi lintas sektor dapat menghasilkan langkah strategis yang terkoordinasi, sehingga pengawasan dan penindakan jaringan narkotika semakin optimal. Upaya terpadu ini diharapkan tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi menuju Indonesia yang bebas dari ancaman narkoba.

#IndonesiaBersinar

#IndonesiaDrugFree

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo Tinjau Wilayah Terdampak Bencana di Aceh Utara dan Aceh Tamiang
Wagub Aceh Serukan Persatuan TNI–Polri–GAM dalam Misi Kemanusiaan Pascainsiden Aceh Utara
Presiden Prabowo: Kekayaan Negara Ibarat Darah, Rp6,6 Triliun Harus Diselamatkan untuk Rakyat
Enam Hari Menuju Akhir Status Darurat, Tangis 600 Ribu Warga Aceh Utara Menunggu Negara Hadir
BNPB Turun Langsung Pulihkan Dampak Banjir Bandang Aceh Utara
Akses Darat Terputus, Bantuan ke Alur Jambu Aceh Tamiang Mendesak Disalurkan via Helikopter
Warga Tamiang Memohon Pemda Segera Salurkan Bantuan ke Tiga Desa Terdampak Banjir
Listrik Aceh Masih Gelap, Janji 93% Hanya di Atas Kertas: Warga Tuding Menteri ESDM dan Dirut PLN Beri Data Palsu kepada Presiden
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:47 WIB

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo Tinjau Wilayah Terdampak Bencana di Aceh Utara dan Aceh Tamiang

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:33 WIB

Wagub Aceh Serukan Persatuan TNI–Polri–GAM dalam Misi Kemanusiaan Pascainsiden Aceh Utara

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:03 WIB

Presiden Prabowo: Kekayaan Negara Ibarat Darah, Rp6,6 Triliun Harus Diselamatkan untuk Rakyat

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:16 WIB

Enam Hari Menuju Akhir Status Darurat, Tangis 600 Ribu Warga Aceh Utara Menunggu Negara Hadir

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:22 WIB

BNPB Turun Langsung Pulihkan Dampak Banjir Bandang Aceh Utara

Berita Terbaru