Menjelang Maulid Harga Ayam Potong Melambung

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | LHOKSUKON –Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, harga ayam potong di sejumlah kedai dan pasar tradisional di Kota Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, mulai bergerak naik. Pada Sabtu, 6 September 2026, harga ayam potong dilaporkan bervariasi, berkisar antara Rp33.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

Kenaikan harga ini terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat yang tengah bersiap menggelar kenduri maulid di berbagai gampong. Tradisi kenduri maulid di Aceh, khususnya di Aceh Utara, memang identik dengan sajian menu ayam, baik dimasak kuah kari, digulai, maupun digoreng.

“Kalau sudah dekat maulid, biasanya harga ayam memang naik. Permintaan dari warga meningkat tajam, sedangkan pasokan dari peternak terbatas,” ujar seorang pedagang di Pasar Lhoksukon kepada wartawan.

Kondisi ini membuat para ibu rumah tangga harus mengatur ulang belanja dapur. Meski harga melonjak, sebagian warga tetap membeli karena kebutuhan untuk kenduri maulid dianggap tidak bisa ditunda. “Mau tidak mau harus beli, walaupun mahal. Karena untuk kenduri maulid, ayam sudah jadi lauk utama di setiap meja hidangan,” kata Nurhayati, seorang warga Lhoksukon.

Sementara itu, pedagang ayam lainnya mengaku stok ayam potong yang masuk ke pasar juga tidak sebanyak hari-hari biasa. “Biasanya ada kiriman dari beberapa peternak. Tapi sekarang banyak yang diserbu orang untuk kebutuhan maulid, jadi barang cepat habis,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, harga ayam di Lhoksukon diperkirakan masih bisa berubah dalam beberapa hari ke depan, terutama menjelang puncak perayaan maulid. Pemerintah daerah melalui dinas terkait diminta untuk memantau harga bahan pokok agar tidak memberatkan masyarakat.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Berita Terbaru