Bur ni Telong Naik Level Waspada, Pemerintah Imbau Warga Tetap Tenang

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | BENER MERIAH – Aktivitas Gunungapi Bur ni Telong di Kabupaten Bener Meriah kembali menunjukkan peningkatan signifikan sejak pertengahan September 2025. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) resmi menaikkan status gunung tersebut dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) pada 22 September 2025 pukul 21.00 WIB.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Taufik, ST., M.Si., menjelaskan kenaikan status ini didasarkan pada intensitas kegempaan yang terus meningkat. Data PVMBG mencatat sepanjang 1–21 September terjadi 100 gempa vulkanik dalam, 26 gempa tektonik lokal, dan 60 gempa tektonik jauh.

Kondisi semakin mengkhawatirkan pada 22 September, ketika dalam sehari terdeteksi 20 gempa vulkanik dalam, 4 gempa tektonik lokal, dan 2 gempa tektonik jauh. “Beberapa guncangan dengan magnitudo 2–3 bahkan dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar gunung,” ujar Taufik, Selasa (23/9/2025).

Peningkatan aktivitas ini disebut berkaitan dengan akumulasi tekanan di kedalaman dangkal yang berpotensi memicu erupsi. Meski demikian, Taufik menekankan bahwa status Waspada tidak berarti letusan pasti terjadi, melainkan sebagai peringatan dini agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Gunungapi Bur ni Telong sebelumnya juga menunjukkan fluktuasi aktivitas. Pada 2 Agustus 2025, statusnya sempat dinaikkan menjadi Waspada akibat lonjakan gempa vulkanik dangkal, lalu diturunkan kembali ke Normal pada 8 September. Namun, lonjakan aktivitas kegempaan pada 22 September membuat status kembali naik.

Masyarakat diimbau tidak mendekati kawah dalam radius 1,5 kilometer, serta menjauhi area fumarola atau solfatara, terutama saat hujan, karena potensi gas beracun dapat membahayakan kesehatan.

“Warga juga diminta tidak berlama-lama beraktivitas di puncak gunung serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi alam di sekitar,” kata Taufik.

Pemerintah daerah bersama BPBD, TNI/Polri, camat, dan kepala desa diminta memperkuat sosialisasi sekaligus memastikan jalur evakuasi dan lokasi pengungsian darurat siap digunakan.

Taufik menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar informasi resmi dari PVMBG maupun Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bur ni Telong cepat tersampaikan kepada masyarakat.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami minta warga tetap waspada, disiplin mengikuti arahan resmi, dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga terkait, kita bisa menghadapi situasi ini dengan tenang,” tegasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan
Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku
Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka
Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya
Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:52 WIB

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara

Senin, 12 Januari 2026 - 13:55 WIB

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:14 WIB

Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

Berita Terbaru