Mantan Panglima GAM Wilayah Pase, Abu Bakar A. Latif (Abu Len), Tutup Usia

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti masyarakat Aceh, khususnya keluarga besar Partai Aceh dan para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Tgk. H. Abu Bakar A. Latif atau yang lebih dikenal dengan sapaan Abu Len, mantan Panglima GAM Wilayah Pase, dikabarkan telah meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Abu Len menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa, 3 Februari 2026, di Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Aceh Utara. Kepergian tokoh berpengaruh di wilayah Pase itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok pejuang dan pemersatu.

Abu Len dikenal luas sebagai figur yang memiliki peran penting dalam perjalanan perjuangan Aceh, khususnya di wilayah Pase. Semasa aktif, ia dipercaya menjabat sebagai Panglima GAM Wilayah Pase dan kemudian turut berkontribusi dalam proses politik pasca-perdamaian melalui Partai Aceh. Dedikasi dan sikapnya yang rendah hati membuat almarhum dihormati, tidak hanya oleh sesama mantan kombatan, tetapi juga oleh masyarakat umum.

Sejumlah ucapan duka cita terus mengalir dari berbagai kalangan sejak kabar wafatnya almarhum beredar. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas berpulangnya salah satu tokoh penting Aceh tersebut.

“Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala khilaf dan dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” demikian pernyataan duka cita dari DPP Partai Aceh.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga dibantu kerabat dan masyarakat setempat tengah mempersiapkan prosesi fardu kifayah dan pemakaman sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum. Informasi terkait waktu dan tempat pemakaman akan disampaikan menyusul.

Kepergian Abu Len menjadi kehilangan besar bagi Aceh, khususnya di wilayah Pase. Jejak pengabdian dan perjuangan almarhum akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah panjang Aceh menuju perdamaian dan pembangunan. (Mul)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Berita Terbaru