Jejak Lumpur Belum Hilang, Tim Medis Puskesmas Syamtalira Bayu Hadir Bawa Harapan Pasca-Banjir

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA | Pelitanasional.com– Jejak lumpur masih membekas di dinding-dinding rumah warga Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara. Namun, di tengah sisa kehancuran akibat banjir besar yang melanda Aceh Utara, secercah harapan muncul melalui sirine ambulans yang menandai misi kemanusiaan.

Kamis (8/1/2026), tim medis dari BLUD Puskesmas Syamtalira Bayu melakukan aksi “jemput bola”, melintasi batas kecamatan untuk menjangkau penyintas yang mulai terserang berbagai penyakit pasca-banjir. Aksi ini dipimpin Plt Kepala BLUD Puskesmas Syamtalira Bayu, Anita, S.Keb, yang menekankan pentingnya kehadiran tenaga kesehatan di tengah kondisi darurat.

Pasca-banjir yang merendam ribuan rumah, ancaman kesehatan menjadi musuh baru. Kerusakan sanitasi dan pencemaran sumber air memicu lonjakan kasus penyakit kulit dan ISPA, khususnya pada lansia dan anak-anak.

Melihat warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan akibat jalan rusak, tim medis bergerak cepat. Unit ambulans digunakan sebagai posko darurat, memberikan pengobatan gratis sekaligus dukungan psikologis bagi warga yang kehilangan harta benda.

“Rumah kami masih berlumpur, sumur kotor, dan anak-anak mulai gatal-gatal. Kedatangan petugas puskesmas sangat membantu karena keluar ke jalan raya pun masih sulit,” ungkap salah seorang warga Lancang Barat.

Bencana banjir kali ini tercatat sebagai salah satu yang terberat, merenggut ratusan nyawa serta menghancurkan sektor pertanian. Meski kini memasuki masa transisi pemulihan, trauma mendalam masih membayangi masyarakat.

Kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan ini menjadi simbol bahwa di tengah duka, semangat gotong royong antar-kecamatan tetap terjaga.

Tenaga kesehatan dari Puskesmas Syamtalira Bayu membuktikan bahwa tugas mereka bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hati, memastikan tidak ada warga yang terabaikan di masa sulit ini.
(M1)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung 5 Desa di Baktiya Barat Putus Total
Mensos RI Serahkan Santunan Rp4,05 Miliar kepada Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara
Keluarga Korban Banjir Aceh Utara Menunggu Penyerahan Santunan di Aula Kantor Bupati
Sentuhan Spiritual dan Keceriaan: AOCC Bersama Gen Z UIN SUNA Pulihkan Senyum Anak-Anak Aceh Utara
Mensos Sambangi Aceh Utara Besok, Serahkan Santunan Korban Banjir Bandang
Pengemis Berkedok Sedekah Resahkan Warga Lhoksukon, Kejar Perempuan hingga Pelanggan Toko Trauma
Relawan Pulihkan Trauma, Kembalikan Senyuman Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Bukit Abi
Pembangunan Hunian Sementara di Kecamatan Langkahan Capai 99 Persen, 215 Unit Siap Dihuni
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:38 WIB

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung 5 Desa di Baktiya Barat Putus Total

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:23 WIB

Mensos RI Serahkan Santunan Rp4,05 Miliar kepada Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:16 WIB

Keluarga Korban Banjir Aceh Utara Menunggu Penyerahan Santunan di Aula Kantor Bupati

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:34 WIB

Sentuhan Spiritual dan Keceriaan: AOCC Bersama Gen Z UIN SUNA Pulihkan Senyum Anak-Anak Aceh Utara

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:34 WIB

Mensos Sambangi Aceh Utara Besok, Serahkan Santunan Korban Banjir Bandang

Berita Terbaru