Tito Karnavian Tinjau Lokasi Banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Pastikan Huntara dan Bantuan Warga Terdampak

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara| Pelitanasional.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, untuk meninjau langsung dampak banjir besar yang merusak ratusan rumah warga dan memaksa ribuan orang tinggal di tenda pengungsian.

Dalam kunjungannya, Tito menyebut kondisi di Langkahan sebagai salah satu wilayah dengan dampak terparah. Banyak rumah warga rata dengan tanah akibat luapan air irigasi yang tumpah ke kanan dan kiri permukiman.

“Daerah ini terdampak cukup berat. Kita melihat rumah-rumah yang rata, rusak berat, dan masih banyak warga yang tinggal di tenda pengungsian,” ujar Tito di hadapan warga dan unsur pemerintah daerah.

Tito menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum, BNPB, Waskita Karya, serta pihak swasta yang bergerak cepat membangun Hunian Sementara (Huntara) bagi korban banjir. Sebanyak 168 unit Huntara telah disiapkan di dua lokasi, di luar Huntara yang dibangun BNPB, dengan total mencapai 4.000 unit di Kabupaten Aceh Utara.

“Sebelumnya BNPB sudah menyiapkan tenda, tangki air, makanan, dan logistik lainnya. Sekarang kita fokus pada hunian yang lebih layak sementara, yaitu Huntara, sebelum nantinya dibangun hunian tetap,” jelasnya.

Selama menempati Huntara, kata Tito, kebutuhan dasar warga sepenuhnya ditanggung pemerintah. Ia memastikan warga mendapatkan makan tiga kali sehari melalui dapur umum.

Terkait hunian permanen, Tito menegaskan pemerintah akan membangunkan hunian tetap (Huntap) bagi warga dengan rumah rusak berat atau hilang total. Pembangunan Huntap akan dilakukan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) maupun BNPB, khususnya bagi warga yang memiliki lahan sendiri.

Selain hunian, Tito juga merinci skema bantuan rumah dari negara, yakni Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp65 juta untuk rusak berat. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui BNPB dengan syarat utama data penerima harus akurat.

“Kuncinya adalah data. Ini uang negara, harus tertib, tepat sasaran, dan tidak boleh salah orang,” tegas Tito.

Ia secara khusus meminta Bupati Aceh Utara segera membentuk tim pendataan yang melibatkan camat, geuchik, BPBD, dan Dinas Sosial, guna mendata warga yang berhak menerima berbagai bentuk bantuan lanjutan dari Kementerian Sosial.

Bantuan tersebut meliputi uang lauk pauk Rp15 ribu per orang per hari setelah masa tanggap darurat berakhir, bantuan perabot rumah tangga sebesar Rp3 juta, serta bantuan pemulihan ekonomi sebesar Rp5 juta bagi warga yang kehilangan sumber penghidupan.

“Makin cepat datanya diserahkan, makin cepat uang itu sampai ke warga. Ini sangat membantu mereka agar bisa bangkit dan tidak terus bergantung di pengungsian,” kata Tito.

Kunjungan Mendagri di Gampong Rumoh Rayeuk turut didampingi jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten. Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras membantu masyarakat Aceh Utara

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Hunian Sementara di Kecamatan Langkahan Capai 99 Persen, 215 Unit Siap Dihuni
AOCC Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Aceh Utara
Tokoh Nasional PDIP dan Plt. Sekda Aceh Utara Salurkan Bantuan Pendidikan, My Esti Wijayati Turun Langsung Menyapu Tenda Darurat Anak
Seragam yang Hilang, Potret Pendidikan Aceh Utara Pasca-Banjir
Jamaluddin Dorong Percepatan Pemulihan Pendidikan Pascabanjir Aceh Utara, DPR RI Tekankan Tanggung Jawab Negara
Gampong Kreung Lingka Miliki Geuchik Baru, T. Reza Ichwan Lantik Efendi Nurdin
Menghapus Luka Pasca-Bencana, Misi Kemanusiaan AOC Pulihkan Psikologis Anak-Anak Buket Padang
Pemerintah Aceh Umumkan 10 Nama Lulus Seleksi Administrasi JPT Pratama 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:03 WIB

Pembangunan Hunian Sementara di Kecamatan Langkahan Capai 99 Persen, 215 Unit Siap Dihuni

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:54 WIB

Tito Karnavian Tinjau Lokasi Banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Pastikan Huntara dan Bantuan Warga Terdampak

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:10 WIB

AOCC Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Aceh Utara

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:17 WIB

Tokoh Nasional PDIP dan Plt. Sekda Aceh Utara Salurkan Bantuan Pendidikan, My Esti Wijayati Turun Langsung Menyapu Tenda Darurat Anak

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:13 WIB

Seragam yang Hilang, Potret Pendidikan Aceh Utara Pasca-Banjir

Berita Terbaru