ANALISIS: Menakar Formasi “Baja” di PT PGE, Sinergi Baru Pengawal Kedaulatan Migas Aceh

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Muliadi (Redaksi Pelita Nasional)

BANDA ACEH – Langkah strategis diambil oleh PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PEMA dalam melakukan penyegaran manajemen pada anak perusahaannya, PT Pema Global Energi (PGE). Berdasarkan dokumen keputusan sirkuler nomor 194/PEMA/III/2026, sebuah formasi kepemimpinan baru telah ditetapkan untuk mengawal operasional migas di Blok B, wilayah yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat Pase.

Namun, di tengah harapan besar ini, muncul dinamika opini publik yang mencoba menggoreng isu kedekatan personal dan politik. Sebagai media yang berkomitmen pada pembangunan daerah, Pelita Nasional melihat penunjukan ini dari perspektif yang lebih dalam: Ini adalah upaya sinkronisasi kebijakan, bukan sekadar rotasi jabatan.

Sinergi Tiga Pilar: Politik, Birokrasi, dan Akar Rumput

Hadirnya Sunny Iqbal sebagai Komisaris Utama membawa dimensi strategis yang kuat. Sebagai representasi energi muda yang memiliki akses langsung ke lingkar kebijakan tertinggi di Aceh, posisi Sunny Iqbal di dewan pengawas memastikan bahwa aspirasi kedaulatan energi Aceh tetap menjadi prioritas utama di meja runding nasional.

Pendampingan dari Asnawi, S.T., M.S.M. sebagai Anggota Komisaris melengkapi kepingan teka-teki tersebut. Kapasitas Asnawi yang menjabat sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh adalah jaminan bahwa pengawasan teknis dan regulasi akan berjalan tanpa hambatan birokrasi yang berbelit. Penunjukan ini adalah langkah cerdas untuk memastikan koordinasi antara Pemerintah Aceh dan operator lapangan di Blok B berjalan satu garis komando.

Sentuhan Tgk Muhammad Nur: Menjaga Harmoni di Pase

Di jajaran operasional, penunjukan Dr. (C) Tgk. H. Muhammad Nur, M.Si. sebagai Direktur Utama adalah kunci stabilitas sosial. Sosok Tgk Muhammad Nur dikenal luas di Aceh Utara sebagai tokoh yang memiliki kemampuan komunikasi luar biasa. Rekam jejak beliau yang sering menjembatani berbagai kepentingan masyarakat lokal menjadi aset berharga bagi PGE.

Dalam industri migas, tantangan terbesar bukan hanya soal teknis pengeboran, tetapi soal bagaimana keberadaan perusahaan dirasakan manfaatnya oleh warga lingkar tambang. Tgk Muhammad Nur, dengan latar belakang kepesantrenan dan pengalaman organisasinya, diharapkan mampu membawa gaya kepemimpinan yang lebih inklusif dan mendengarkan aspirasi rakyat jelata hingga larut malam sekalipun.

Kesimpulan: Menatap Masa Depan Blok B

Masyarakat Aceh Utara kini tidak butuh narasi provokatif yang memecah belah. Yang dibutuhkan adalah pembuktian bahwa formasi “Baja” ini mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menciptakan lapangan kerja.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Aceh dan pengawasan ketat dari para profesional yang ditunjuk, PT Pema Global Energi kini berada di titik awal untuk melompat lebih tinggi. Tugas kita sebagai insan pers dan masyarakat adalah mengawal agar amanah besar ini benar-benar bermuara pada kesejahteraan rakyat Aceh. (M)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menjawab Persaingan Global, SMP IT Samudera Pasai Mulia Gagas 1.000 Formulir Pendidikan Gratis
Dirjen Adwil Safrizal ZA Tinjau Huntara Langkahan, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Bupati Aceh Utara (Ayah Wa) Salurkan Jadup untuk Penyintas Banjir di Kecamatan Sawang
Bapenda Aceh Utara Luncurkan Kanal Pembayaran PBB Melalui Mobile Banking Bank Aceh Syariah
Direktur Manajemen Risiko PT PLN Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir Aceh
Adam Nahkodai Ikatan Alumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
Komunitas S3 Lhokseumawe Gelar Buka Puasa & Santunan Anak Yatim Tahap Ketiga dalam Ramadhan Camp AOC 1447 H
Muzakir Manaf Tunjuk Saipul Bahri sebagai Ketua KPA Wilayah Pase Pasca Meninggal Abubakar A. Latif (Abu Len)
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:59 WIB

ANALISIS: Menakar Formasi “Baja” di PT PGE, Sinergi Baru Pengawal Kedaulatan Migas Aceh

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:39 WIB

Menjawab Persaingan Global, SMP IT Samudera Pasai Mulia Gagas 1.000 Formulir Pendidikan Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:49 WIB

Dirjen Adwil Safrizal ZA Tinjau Huntara Langkahan, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:08 WIB

Bupati Aceh Utara (Ayah Wa) Salurkan Jadup untuk Penyintas Banjir di Kecamatan Sawang

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:05 WIB

Bapenda Aceh Utara Luncurkan Kanal Pembayaran PBB Melalui Mobile Banking Bank Aceh Syariah

Berita Terbaru