Pelitanasional.com | Aceh Utara– Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., menghadiri peresmian Bendungan Krueng Keureuto yang dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (10/7/2026).
Peresmian ini merupakan bagian dari peresmian serentak lima bendungan strategis nasional yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Nusa Tenggara Barat, dan diikuti secara virtual dari empat titik lainnya: Bendungan Krueng Keureuto (Aceh Utara), Bendungan Rukoh (Pidie), Bendungan Jlantah (Jawa Tengah), dan Bendungan Sidan (Bali).
Bupati Aceh Utara didampingi unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres Aceh Utara, Dandim 0103/Aceh Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Kepala Kantor Pertanahan Aceh Utara, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, unsur Muspika, tokoh masyarakat, para keuchik, serta perwakilan Kementerian PU dan Balai Wilayah Sungai Sumatera I.
Infrastruktur Strategis Nasional
Bendungan Krueng Keureuto merupakan salah satu proyek sumber daya air terbesar di Aceh, dibangun sejak 2015 dan rampung pada 2024 dengan nilai investasi sekitar Rp2,961 triliun. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 215,94 juta m³, luas genangan 896,39 hektare, dan tinggi 74 meter.
Manfaat bagi Masyarakat:
- Irigasi pertanian seluas 14.695 hektare (Alue Ubay Kanan, Alue Ubay Kiri, dan Pase Kanan)
- Air baku 650 liter/detik untuk lima kecamatan: Paya Bakong, Tanah Luas, Pirak Timu, Matang Kuli, dan Lhoksukon
- Pengendalian banjir untuk kawasan seluas 627 hektare
- Energi terbarukan: potensi PLTA 6,34 MW dan PLTS terapung hingga 179,28 MW
- Simbol Kemandirian Pangan, Air, dan Energi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa bendungan bukan sekadar infrastruktur pengelolaan air, melainkan instrumen strategis untuk menjaga ketahanan pangan, air bersih, mitigasi bencana, energi terbarukan, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Peresmian lima bendungan secara bersamaan menjadi simbol percepatan pembangunan infrastruktur nasional yang diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Presiden.
Bupati Aceh Utara menyambut baik peresmian ini dan berharap kehadiran Bendungan Krueng Keureuto mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketersediaan air baku, mengurangi risiko banjir, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Aceh Utara. (Mul)






