Sri Mulyani Tegaskan Persaingan Dunia Tak Mudah, RI Harus Ambil Sikap

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | BANDUNG – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperingatkan bahwa Indonesia tengah menghadapi babak baru dalam persaingan global yang kian kompleks dan tajam, baik di ranah ekonomi maupun geopolitik. Hal itu ia sampaikan dalam pidatonya pada Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2025 yang digelar di Bandung, Rabu (7/8).

“Dunia sedang berada dalam situasi persaingan yang sangat ketat. Indonesia tidak bisa lagi menghindar atau bersikap pasif,” ujar Sri Mulyani di hadapan peserta konvensi yang terdiri dari akademisi, pelaku industri, dan pemangku kepentingan.

Menurutnya, Indonesia hanya memiliki dua pilihan dalam menghadapi situasi ini: menjadi arena pertarungan pengaruh kekuatan global, atau mengambil peran sebagai pelaku aktif yang mampu menentukan arah masa depan sendiri.

Untuk itu, ia menegaskan pentingnya membangun fondasi nasional yang kuat melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, kelembagaan riset dan pendidikan teknologi, serta dukungan pendanaan yang memadai, termasuk pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara strategis dan visioner.

“Negara-negara maju tak pernah ragu menginvestasikan sumber dayanya dalam sains, teknologi, riset, dan pendidikan. Karena dari sanalah produktivitas nasional dibangun,” jelasnya.

Sri Mulyani juga menekankan bahwa kemajuan ekonomi Indonesia sangat bergantung pada kemampuannya memanfaatkan sains dan teknologi sebagai pengungkit produktivitas dan daya saing.

Dalam konteks itu, ia mendorong adanya kolaborasi nyata antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri sebagai kunci untuk menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Kolaborasi adalah keharusan jika Indonesia ingin menjadi pemain, bukan penonton, dalam kompetisi global,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Pasang Label Harga MBG? BGN Pastikan SPPG Kena Tindakan
Bupati Aceh Utara H. Ismail Ajalil Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026
Ribuan Kepala Daerah dan Pimpinan Lembaga Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026
H. Ruslan M. Daud Resmi Terpilih sebagai Ketua DPW PKB Aceh Periode 2026–2031
Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni
Presiden Prabowo Panggil Menteri PKP ke Hambalang, Akselerasi Program Rumah Bersubsidi
Mendikdasmen Pastikan Sekolah Rusak di Aceh Utara Segera Ditangani
Politeknik Negeri Lhokseumawe Dorong Penguatan Profesionalisme Polri
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:16 WIB

Tak Pasang Label Harga MBG? BGN Pastikan SPPG Kena Tindakan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:17 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail Ajalil Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 19:12 WIB

Ribuan Kepala Daerah dan Pimpinan Lembaga Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:34 WIB

H. Ruslan M. Daud Resmi Terpilih sebagai Ketua DPW PKB Aceh Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:02 WIB

Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni

Berita Terbaru