Noel: Pahlawan Gadungan, Beban di Istana

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | JAKARTA – Immanuel Ebenezer alias Noel kini berubah menjadi simbol pengkhianatan moral. Dari dulu mengaku pejuang antikorupsi, berteriak lantang agar koruptor dihukum mati, Noel kini justru tampil sebagai tersangka korupsi yang merengek minta amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.

Anggota Komisi III DPR Fraksi PKB, Abdullah, tak menahan sindirannya. Menurutnya, langkah Noel bukan hanya cengeng, tapi juga mempermalukan Presiden. “Dulu Noel teriak keras koruptor harus dihukum mati. Sekarang dia sendiri yang minta dikasihani. Itu mempermalukan Presiden dan merusak semangat antikorupsi,” ujarnya, Sabtu (23/8/2025).

Noel ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Belasan orang ikut diamankan. Namun alih-alih menghadapi proses hukum dengan ksatria, Noel justru menjerit mencari pintu belakang melalui permintaan amnesti.

Presiden Prabowo sejatinya sudah bersikap tegas: memecat Noel dan mendukung KPK menuntaskan kasus ini. Tetapi langkah Noel yang masih berani membawa-bawa nama Presiden jelas menjadi beban dan noda di lingkar kekuasaan.

Bagi rakyat, Noel hanyalah pahlawan gadungan. Suaranya lantang di podium, tetapi rapuh di hadapan hukum. Dari simbol perlawanan antikorupsi, ia menjelma menjadi luka di istana — sebuah pengkhianatan yang sulit dimaafkan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan
Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya
Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia
Pulihkan Semangat Seniman Pasca-Banjir Besar, Komunitas Solo Raya Salurkan Bantuan untuk Maestro Rapai di Aceh Utara
Wakil Gubernur Aceh Faddlullah Tegaskan Penanganan Banjir Aceh Utara dan Aceh Tamiang, Penyesuaian Bantuan Rumah Rusak
Menko Polkam RI dan Pejabat Tinggi Kunjungi Kecamatan Lapang, Gampong Kula Cangkoy Pasca-Banjir Besar
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:52 WIB

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:49 WIB

Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:50 WIB

Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru