Dikeroyok Di Klub Malam, Tukang Parkir di Yogyakarta Tewas 

- Penulis

Rabu, 29 September 2021 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta – Seorang pria berinisial S (44) tewas usai diduga dikeroyok sekelompok orang di area seputaran sebuah klub malam Boshe VVIP Club, Jalan Magelang, Jombor, Sinduadi, Mlati, Sleman.

Kapolres Sleman AKBP Tri Budi Sulistyono menyebut peristiwa ini terjadi pada Selasa (28/9) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB di sebelah selatan Boshe.

Wachyu menuturkan, korban S berprofesi sebagai juru parkir di wilayah Boshe dan sekitarnya itu tewas usai diduga dianiaya 3 orang menggunakan tangan kosong.

“Penyebabnya hanya selisih paham (korban) sama mereka (pelaku),” kata Wachyu saat dihubungi, Rabu (29/9).

Penganiayaan, menurut Wachyu, terjadi di selatan Bosche. Korban yang merupakan warga Sinduadi, Mlati itu pasca kejadian masih sempat dilarikan ke RSA UGM sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Selasa pukul 10.00 WIB.

Para pelaku sendiri setelah menganiaya korbannya sempat kabur. Polisi yang menerima laporan ini lantas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, dan rekaman kamera pengawas CCTV.

“Akhirnya kita bisa mengidentifikasi pelakunya dan pelakunya akhirnya menyerahkan diri sebanyak 3 orang. Mereka sudah usia dewasa ya, kelahiran 92-93 itu,” papar Wachyu.

Kata Wachyu, ketiga terduga pelaku ini menyerahkan diri ke Polres Sleman pada Selasa tengah malam. Berdasarkan pengakuan ketiganya, mereka tak mengenali S dan sedang tidak dalam pengaruh minuman keras kala menganiaya korbannya.

“Sampai saat ini kemungkinan 3 orang ini saja (pelakunya). Sementara diproses di kantor,” ungkap Mantan Kapolres Bantul ini.

Lokasi Boshe VVIP Club saat ini sudah dipagari garis polisi. Meski Wachyu di satu sisi belum bisa memastikan apakah tempat hiburan malam tersebut beroperasi atau tidak ketika kejadian.

“Nah ini masih kita mintai keterangan dari pengelola,” pungkasnya.

Sumber : CNN Indonesia

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Aceh Utara Buka Pelaporan Kerugian Bencana hingga 17 Januari 2026
Kementan Salurkan Bantuan 200 Mobil untuk Korban Banjir Aceh Utara dan Sumatra Fokus pada Pemulihan Pertanian dan Pendidikan
Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Wakil Gubernur Aceh Faddlullah Tegaskan Penanganan Banjir Aceh Utara dan Aceh Tamiang, Penyesuaian Bantuan Rumah Rusak
Menko Polkam RI dan Pejabat Tinggi Kunjungi Kecamatan Lapang, Gampong Kula Cangkoy Pasca-Banjir Besar
Ketika Meja Sekolah Tak Tersisa, Punggung Jurnalis Jadi Alas Menulis Plt Sekda
Mendagri Lepas Praja IPDN ke Daerah Bencana, Aceh Termasuk Tujuan Penugasan
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo Tinjau Wilayah Terdampak Bencana di Aceh Utara dan Aceh Tamiang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:22 WIB

Pemkab Aceh Utara Buka Pelaporan Kerugian Bencana hingga 17 Januari 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:56 WIB

Kementan Salurkan Bantuan 200 Mobil untuk Korban Banjir Aceh Utara dan Sumatra Fokus pada Pemulihan Pertanian dan Pendidikan

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:08 WIB

Wakil Gubernur Aceh Faddlullah Tegaskan Penanganan Banjir Aceh Utara dan Aceh Tamiang, Penyesuaian Bantuan Rumah Rusak

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:52 WIB

Menko Polkam RI dan Pejabat Tinggi Kunjungi Kecamatan Lapang, Gampong Kula Cangkoy Pasca-Banjir Besar

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:18 WIB

Ketika Meja Sekolah Tak Tersisa, Punggung Jurnalis Jadi Alas Menulis Plt Sekda

Berita Terbaru