Delegasi JILA Jepang Kunjungi Baitul Mal Aceh, Apresiasi Tata Kelola Zakat dan Wakaf

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | BANDA ACEH – Baitul Mal Aceh (BMA) menerima kunjungan audiensi dari Delegasi Japan International Lawyers Association (JILA) Jepang bersama perwakilan Mahkamah Agung RI. Pertemuan berlangsung di ruang rapat BMA dan dibuka oleh Anggota Badan BMA, Khairina, ST.

Delegasi JILA Jepang berjumlah lima orang, yakni Mr. Terus Saito, Mr. Eiji Yanagawa, Mr. Eisuke Saito, Mr. Hideaki, dan Ms. Sayaka Hirose. Sementara dari Mahkamah Agung RI hadir empat perwakilan, yaitu Firris Barlian, Dian Noviantika, Joko Sulistyono (penerjemah), serta Isamu Fattah Ridho dari JILA Indonesia.

Dalam forum tersebut, Khairina memaparkan tugas dan fungsi Baitul Mal Aceh sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan wakaf. Ia menegaskan, BMA berkomitmen menekan angka kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Melalui program Zakat Family Development (ZFD), Baitul Mal Aceh menyalurkan bantuan untuk pendidikan, kesehatan, rehabilitasi rumah, hingga modal usaha. Harapannya, program ini dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin dan memperkuat peran zakat dalam pembangunan sosial ekonomi,” jelas Khairina.

Delegasi JILA Jepang mengaku terkesan dengan pola pengelolaan zakat dan wakaf di Aceh. Mereka menilai program-program BMA memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi praktik baik yang bisa dipelajari oleh negara lain.

Kunjungan tersebut menjadi wadah pertukaran informasi sekaligus memperkuat jalinan kerja sama antara Baitul Mal Aceh, JILA, dan Mahkamah Agung RI. Ke depan, sinergi ini diharapkan mampu mendorong tata kelola zakat dan wakaf yang lebih profesional, transparan, dan berdaya guna bagi pembangunan sosial ekonomi.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan
Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku
Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka
Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya
Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:52 WIB

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara

Senin, 12 Januari 2026 - 13:55 WIB

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:14 WIB

Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

Berita Terbaru