Lhoksukon | Pelitanasional.com– Keberadaan seorang pria yang mengatasnamakan sedekah di Kota Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, kian meresahkan masyarakat. Pria tersebut tidak sekadar meminta, melainkan mendatangi, menghadang, dan menekan warga secara agresif, baik di jalanan maupun di area pertokoan.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, di sejumlah titik keramaian Lhoksukon. Berdasarkan keterangan warga, pria tersebut kerap menghentikan pengendara dan menagih uang secara memaksa. Ketika permintaannya ditolak, ia disebut melontarkan kata-kata kasar dan bertindak intimidatif.
Sejumlah saksi juga menyebutkan, pria tersebut pernah mengejar pengendara perempuan yang menghindar darinya. Tidak hanya itu, ia bahkan masuk ke toko-toko dan menekan pelanggan yang sedang berbelanja, hingga memicu kepanikan.
“Dia mendatangi pelanggan dan menuntut uang. Ketika tidak diberikan, langsung mengejar. Banyak orang jadi takut dan trauma,” ujar seorang pemilik toko di Lhoksukon.
Akibat kejadian tersebut, sebagian warga memilih menghindari titik-titik tertentu karena khawatir keselamatan mereka terancam. Para pelaku usaha juga mengaku aktivitas perdagangan terganggu akibat rasa takut pelanggan.
Masyarakat mendesak aparat terkait, termasuk Satpol PP dan kepolisian, untuk segera melakukan penertiban guna menjaga keamanan serta ketertiban umum.
“Ini sudah bukan persoalan sedekah, tapi tindakan yang mengganggu rasa aman masyarakat,” kata seorang warga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait penanganan kasus tersebut.






