Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung 5 Desa di Baktiya Barat Putus Total

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara| Pelitanasional.com – Intensitas hujan tinggi yang memicu banjir bandang di wilayah Kabupaten Aceh Utara telah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur publik. Salah satu dampak paling krusial adalah putusnya jembatan utama di Kecamatan Baktiya Barat yang menjadi akses satu-satunya bagi ribuan warga.

Menanggapi situasi darurat ini, Anggota DPRK Aceh Utara dari Fraksi PKS, Zulkifli, meninjau langsung titik lokasi pada Sabtu 24/1/2026, guna melihat keparahan kerusakan jembatan yang terseret arus deras tersebut.

Kerusakan Parah Akibat Arus Deras

Banjir bandang yang membawa material lumpur dan kayu dilaporkan menghantam fondasi jembatan hingga terputus sepenuhnya. Kondisi ini membuat lima desa terisolasi secara akses kendaraan roda empat, meliputi:

  • Desa Singgah Mata

  • Desa Cot Paya

  • Desa Pucok Alue

  • Desa Cot Kupok

  • Desa Matang Raya

Ekonomi dan Pendidikan Terancam

Muhammad Ali (Bodrex), perwakilan warga setempat, menjelaskan bahwa terjangan banjir bandang ini terjadi begitu cepat hingga jembatan tidak mampu menahan beban arus.

“Sejak jembatan ini putus akibat banjir bandang, kami kesulitan membawa hasil panen ke pasar. Anak-anak sekolah juga harus bertaruh risiko atau memutar jalan yang sangat jauh karena jalur utama kami sudah hilang,” ungkapnya.

Prioritas Penanganan Darurat

Di lokasi peninjauan, Zulkifli menyatakan bahwa bencana banjir bandang ini harus disikapi dengan langkah luar biasa (extraordinary). Ia menekankan bahwa perbaikan tidak bisa menunggu anggaran reguler yang terlalu lama.

“Kondisinya sangat memprihatinkan, jembatan ini hancur diterjang banjir bandang dan merupakan urat nadi warga. Kami dari Fraksi PKS akan mendorong pemerintah daerah agar segera mengupayakan jembatan darurat atau perbaikan permanen secepat mungkin, karena ini menyangkut hidup orang banyak,” tegas Zulkifli.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Gelar Tradisi Peusijuek Calon Jamaah Haji 2026
BPMA dan PGE Sosialisasikan Rencana Pemboran Eksplorasi Migas di Aceh Utara
Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi (Panyang) Buka Pelatihan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026
Dandim 0103/Aceh Utara Percepat Pembangunan Jembatan Plu Pakam dan Sosialisasi Koperasi Merah Putih
Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30, Pemkab Aceh Utara Tekankan Semangat Desentralisasi dan Pelayanan Publik
JKA Terancam Putus per 1 Mei: Geuchik Harus Ambil Alih Peran Operator Desa yang Macet Demi Hak Sehat Warga
Geuchik Ulee Glee Siap Dampingi Anak Yatim dan Miskin Masuk Pesantren Gratis
Ibu, Ayah, Pulanglah dan Hapuskan Air Matamu, Biarkan Kami yang Memeluk Mimpi Anakmu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:29 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Gelar Tradisi Peusijuek Calon Jamaah Haji 2026

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

BPMA dan PGE Sosialisasikan Rencana Pemboran Eksplorasi Migas di Aceh Utara

Rabu, 29 April 2026 - 13:38 WIB

Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi (Panyang) Buka Pelatihan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026

Senin, 27 April 2026 - 15:05 WIB

Dandim 0103/Aceh Utara Percepat Pembangunan Jembatan Plu Pakam dan Sosialisasi Koperasi Merah Putih

Senin, 27 April 2026 - 08:52 WIB

Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30, Pemkab Aceh Utara Tekankan Semangat Desentralisasi dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru