Manfaatkan Lahan Tidur, Tokoh Masyarakat dan Muspika Langkahan Datangkan Investor

- Penulis

Sabtu, 26 Maret 2022 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh masyarakat, Muspika Langkahan dan investor foto bersama dilokasi akan dilakukan penanaman plasma di Desa Leubok Pusaka, Kacamatan Langkahan, Aceh Utara.

i

Tokoh masyarakat, Muspika Langkahan dan investor foto bersama dilokasi akan dilakukan penanaman plasma di Desa Leubok Pusaka, Kacamatan Langkahan, Aceh Utara.

Aceh Utara (PN) – Sekitar 2000 hektar lahan tidur di kawasan transmigrasi lokal (translok) dimanfaatkan oleh tokoh masyarakat Langkahan bersama Muspika untuk penanaman plasma sawit. Dimana penanaman plasma tersebut di lakukan oleh investor.

Keberhasilan untuk memanfaatkan lahan tidur di kawasan itu berkat kekompakan pihak muspika, tokoh masyarakat, para Keuchik dalam Kecamatan Langkahan dan dukungan dari pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Camat Langkahan, Ramli Jazuli, SE kepada PelitaNasional.com menyebutkan, keberhasilan dalam memanfaatkan lahan tidur di kawasan translok Desa Lebok Pusaka tidak terlepas dari dukungan masyarakat di daerah itu.

” Atas kerjasama dari tokoh masyarakat Langkahan dengan investor penanaman plasma sawit, maka hari ini kita lakukan peletakan batu pertama serta peusijuek oleh tokoh agama di Leubok Pusaka ” Kata Camat Ramli.

Camat Ramli menyampaikan, lahan yang akan di lakukan penanaman plasma sawit sekitar 2000 hektar dan itu semua lahan masyarakat yang kerjakan oleh investor untuk penanaman plasma sawit.

” Semua lahan masyarakat itu sudah dimiliki dengan keabsahannya serta di bagikan dalam lima kelompok dan untuk masyarakat yang memiliki keabsahan suratnya diantaranya masyarakat Lebok Pusaka maupun masyarakat Kecamatan langkahan ” Ujar Camat Ramli.

” Dengan aktifnya lahan tidur ini untuk masyarakat, maka masyarakat sangat menguntungkan, karena menerima hasilnya, semuanya di lakukan oleh pihak investor dan sesudah ada hasilnya di serahkan kepada masyarakat ” Ungkap Camat Ramli.

Dikatakan Camat Ramli, untuk penghasilan yang dibagikan oleh investor, pada tahap pertama selama tiga tahun masyarakat mendapatkan 70 persen dan sisanya 30 persen untuk investor.

” 30 persen investor itu untuk pengembalian modal selama 3 tahun, sesudah itu, investor akan mengembalikan semua kepada masyarakat dan pihak investor tidak memegang anggunan apapun ” imbuh camat Ramli.

Camat Ramli juga mengucapkan terimakasih kepada semua tokoh masyarakat Langkahan yang sudah menerobos pembukaan jalan baru, dimana jalan tersebut diberikan nama dengan jalan prakarsa.

” Ucapan terima kasih kita kepada ketua MAA Langkahan, H Hamdani atau akrab disapa Keuchik Ham, ketua Forum Keuchik Langkahan, Abdullah, ketua BKAD Langkahan Mahmuddin, Keuchik Buket Linteung, Mansur dan beberapa Keuchik dalam Kecamatan Langkahan ” ucap Camat Ramli

Camat Ramli juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Aceh Utara yang telah meminjamkan alat berat untuk menerobos jalan Prakarsa di pedalaman Lebok Pusaka dan kepada donatur.

” Dengan dibukanya jalan Prakarsa ini, maka jalan ini adalah jalan alternatif bagi masyarakat sarah raja ” tutup Camat Ramli.

Tokoh masyarakat Langkahan, H Hamdani atau akrab disapa Keuchik Ham mengapresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung untuk penerobosan jalan sehingga lahan tidur di kawasan tersebut dapat di fungsikan.

” Kita sangat mengapresiasi atas terobosan jalan itu, sehingga dengan adanya jalan tersebut, lahan tidur dapat difungsikan dan adanya investor yang mau menanamkan plasma sawit di lahan itu ” Ujar Keuchik Ham

Keuchik juga menyebutkan, pihaknya selaku tokoh masyarakat Langkahan sudah bekerja keras hampir satu untuk menerobos jalan prakarsa dengan swadaya tokoh masyarakat dan masyarakat langkahan.

” Kita harapkan, dengan dibukanya jalan prakarsa ini, masyarakat dapat mendongkrak perekonomiannya serta berhasil dengan adanya investor dalam penanaman plasma untuk masyarakat terpencil ” harap Keuchik Ham.

Dikatakan Keuchik Ham, sebelumnya jalan tersebut adalah jalan setapak, jadi dengan dibukanya jalan ini, maka masyarakat langkahan khususnya masyarakat terpencil di Dusun sarah raja dapat Dimanfaatkan jalan ini.

Sementara itu, menejer dari perusahaan Plasma, Marzuki Harahap di sela-sela kegiatan tersebut menyampaikan bahwa, tujuannya dengan hadir ditengah masyarakat dengan menanamkan modalnya di bidang plasma sawit yaitu untuk membantu masyarakat, bukan untuk mengambil keuntungan dari masyarakat.

” Harapan kita kepada masyarakat Aceh Utara khususnya masyarakat Langkahan agar bisa mengelola kebun sawit yang benar ” harap Marzuki.

Marzuki menyebutkan, plasma sawit yang di terapkan oleh pihaknya itu lebih mudah dan pupuknya lebih bagus.

” insya Allah, berdasarkan tiori yang kita terapkan, 28 bulan sawit sudah bisa kita panenkan ” pungkas Marzuki.

Menurut amatan media ini, dalam kegiatan tersebut, turut hadir, Camat Langkahan, Ramli Jazuli, SE, Ketua MAA Langkahan, H Hamdani, Ketua BKAD Langkahan, Mahmuddin, Ketua Forum Keuchik Langkahan, Abdullah, pihak investor, Herman, menejer Plasma, Marzuki Harahap, anggota DPRK Aceh Utara fraksi Golkar,. Hendra Sufriadi, SE, Keuchik Leubok Pusaka, Sulaiman, Keuchik Buket Linteung, Mansur, tokoh masyarakat dan tokoh agama langkahan.[]

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal
Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total
Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir
Banjir Tinggi Lumpuhkan Akses Jalan Medan–Banda Aceh di Syamtalira Aron, Warga Terjebak Hingga Dua Hari
Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako
Banjir Lumpuhkan Aceh Utara: 19 Kecamatan Terendam, 44 Ribu Warga Mengungsi, Jaringan Internet Padam
Presiden Prabowo Kirim Bantuan Besar untuk Aceh dan Sumatera: 10.000 Ton Beras dan 2.000 Ton Minyak Goreng untuk Korban Banjir di Aceh
Pemkab Aceh Utara Buka Posko Utama di Pendopo Bupati, Koordinasi Penanganan Banjir Dipusatkan di Sana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 00:46 WIB

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal

Sabtu, 29 November 2025 - 16:12 WIB

Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total

Sabtu, 29 November 2025 - 14:15 WIB

Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako

Jumat, 28 November 2025 - 17:39 WIB

Banjir Lumpuhkan Aceh Utara: 19 Kecamatan Terendam, 44 Ribu Warga Mengungsi, Jaringan Internet Padam

Berita Terbaru