Cabdisdik Aceh Utara Gelar Donor Darah, Diikuti Oleh 500 GTK 

- Penulis

Rabu, 30 Maret 2022 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta dari Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) mengikuti donor darah massal yang digelar oleh Kacabdisdik Aceh Utara.

i

Peserta dari Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) mengikuti donor darah massal yang digelar oleh Kacabdisdik Aceh Utara.

Aceh Utara (PN) – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik ) Aceh Utara bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Aceh Utara melakukan donor darah untuk kelima kalinya yang diikuti 500 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Rabu (30/3/2021).

Kegiatan tersebut berlangsung di Puskesmas Baktiya dan SMAN 1 Baktiya. Peserta donor darah berasal dari unsur Cabang Dinas Pendidikan Aceh Utara, kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan dari SMA/SMK/SLB Se-Aceh Utara.

Kasubbag TU Junaidi, SST.,M.Pd foto bersama dengan  GTK saat donor darah di Puskesmas Baktiya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Utara Drs. Ahmad Yamani, M.Pd melalui Kasubbag TU Junaidi, SST.,M.Pd kepada wartawan menyebutkan, pelaksanaan kegiatan ini untuk menindaklanjuti arahan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, guna memenuhi stok darah yang sangat dibutuhkan selama pandemi COVID-19.

“ Kegiatan ini didukung oleh kepala sekolah dan guru yang sebelumnya tertunda melaksanakan donor darahnya karena banyak GTK baru vaksin pertama dan kedua. Alhamdulillah kegiatan donor darah hari ini didukung penuh dengan partisipasi kepala sekolah, guru dan tendik,” Ujar Junaidi

Dikatakan Junaidi, ada beberapa peserta yang telah mendaftar belum bisa donor karena tensi darah rendah, darah tingggi, HB rendah dan lainnya.

Sementara, itu Kasi Manajemen GTK dan Mutu Kesiswaan Abdul Manan, menyatakan, kegiatan ini adalah donor darah yang kelima kalinya dan dilaksanakannya secara rutin sehingga dapat dirasakan manfaat oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami juga sangat mengapresiasi kepada kepala sekolah yang aktif berpartisipasi dan membawa guru dan tendik sekolah ke kegiatan ini”. Ungkap Abdul Manan.

Koordinator lapangan UTD PMI Aceh Utara Muhammad Chatab mengatakan pihaknya akan selalu siap untuk membantu setiap instansi atau masyarakat yang ingin melakukan donor darah massal.

” Insya Allah kita selalu siap jika ada pihak manapun termasuk masyarakat yang ingin melakukan donor darah massal ” pungkas Muhammad Chatab.[Khaini]

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal
Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total
Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir
Banjir Tinggi Lumpuhkan Akses Jalan Medan–Banda Aceh di Syamtalira Aron, Warga Terjebak Hingga Dua Hari
Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako
Banjir Lumpuhkan Aceh Utara: 19 Kecamatan Terendam, 44 Ribu Warga Mengungsi, Jaringan Internet Padam
Presiden Prabowo Kirim Bantuan Besar untuk Aceh dan Sumatera: 10.000 Ton Beras dan 2.000 Ton Minyak Goreng untuk Korban Banjir di Aceh
Pemkab Aceh Utara Buka Posko Utama di Pendopo Bupati, Koordinasi Penanganan Banjir Dipusatkan di Sana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 00:46 WIB

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal

Sabtu, 29 November 2025 - 16:12 WIB

Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total

Sabtu, 29 November 2025 - 14:15 WIB

Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako

Jumat, 28 November 2025 - 17:39 WIB

Banjir Lumpuhkan Aceh Utara: 19 Kecamatan Terendam, 44 Ribu Warga Mengungsi, Jaringan Internet Padam

Berita Terbaru