Usai Diterjang Banjir Parah, New York Tetapkan Keadaan Darurat

- Penulis

Sabtu, 30 September 2023 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

New York (PN) – Keadaan darurat ditetapkan di wilayah New York, Amerika Serikat (AS), yang sedang diterjang banjir parah. Curah hujan yang memecahkan rekor memicu banjir parah yang menggenangi ruas jalanan hingga ke ruang bawah tanah, sekolah dan kereta bawah tanah, serta merendam kendaraan-kendaraan warga.

Seperti dilansir CNN, Sabtu (30/9/2023), genangan banjir naik dengan cepat dan deras, membuat beberapa pengendara dan pengguna kereta bawah tanah New York lengah saat jam-jam sibuk pada Jumat (29/9) pagi waktu setempat.

Petugas darurat bertindak cepat dengan mengevakuasi orang-orang yang terjebak di dalam mobil mereka dan mengeluarkan mereka yang terjebak di dalam ruang bawah tanah yang digenangi air bagaikan bathub.

Departemen Pemadam Kebakaran New York City melaporkan para personelnya melakukan penyelamatan di enam ruang bawah tanah di kota tersebut yang digenangi banjir yang deras.

Air banjir yang masuk ke kereta bawah tanah dan jalur kereta bawah tanah memicu ‘gangguan besar’, termasuk dihentikannya operasi layanan kereta bawah tanah di 10 jalur sekaligus. Sejumlah layanan mulai beroperasi kembali pada Jumat (29/9) malam.

Banjir juga menggenangi sedikitnya 150 sekolah di area New York City. Para siswa pada salah satu sekolah di area Brooklyn bahkan harus dievakuasi saat genangan banjir membuat ruang boiler sekolah mengeluarkan asap.

Jumlah curah hujan terbanyak dalam sehari, hampir mencapai 8 inci, mengguyur Bandara Internasional John F Kennedy jika dibandingkan curah hujan lainnya sejak tahun 1948 silam. Curah hujan yang mengguyur area Brooklyn dalam tiga jam dilaporkan mencapai level setara satu bulan.

Para ilmuwan setempat menilai jumlah curah hujan yang melimpah ini merupakan gejala perubahan iklim. Disebutkan para ilmuwan bahwa atmosfer yang lebih hangat bertindak seperti spons berukuran besar, yang mampu menyerap lebih banyak uap air dan mengeluarkannya dalam bentuk semburan kuat, sehingga membuat kewalahan perlindungan banjir yang sudah ketinggalan zaman.

“Secara keseluruhan, seperti yang kita ketahui, perubahan pola cuaca ini adalah akibat dari perubahan iklim. Dan kenyataan yang menyedihkan adalah iklim kita berubah lebih cepat daripada kemampuan infrastruktur kita dalam meresponsnya,” sebut Kepala Petugas Iklim New York Citu, Rohit Aggarwala.

Gubernur New York, Kathy Hochul, mengumumkan penetapan keadaan darurat untuk New York City, Long Island, dan Hudson Valley pada Jumat (29/9) pagi.

Dalam wawancara dengan media lokal WNBC-TV, Hochul mengimbau warga tetap berada di rumah karena meluasnya situasi perjalanan yang berbahaya.

“Ini merupakan peristiwa cuaca yang sangat menantang,” sebut Hochul.

“Ini peristiwa yang mengancam nyawa. Dan saya ingin semua warga New York memperhatikan peringatan itu agar kita bisa menjaga mereka tetap aman,” imbuhnya.

Gubernur New Jersey Phil Murphy juga mengumumkan penetapan keadaan darurat di negara bagiannya pada Jumat (29/9) sore. New Jersey diketahui letaknya berdekatan dengan negara bagian New York.

Sumber : Detik.com

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menghapus Luka Pasca-Bencana, Misi Kemanusiaan AOC Pulihkan Psikologis Anak-Anak Buket Padang
Wagub Aceh Serukan Persatuan TNI–Polri–GAM dalam Misi Kemanusiaan Pascainsiden Aceh Utara
Enam Hari Menuju Akhir Status Darurat, Tangis 600 Ribu Warga Aceh Utara Menunggu Negara Hadir
Indonesia–Australia Perkuat Kerja Sama Keamanan Melalui Perjanjian Bilateral
Prabowo Subianto Disambut Hangat Presiden Korea di Pembukaan KTT APEC 2025
Gedung Syaitan” di China Bekerja 24 Jam Tanpa Henti
Penandatanganan Deklarasi Penerimaan Timor-Leste ke ASEAN di Kuala Lumpur 2025
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:45 WIB

Menghapus Luka Pasca-Bencana, Misi Kemanusiaan AOC Pulihkan Psikologis Anak-Anak Buket Padang

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:33 WIB

Wagub Aceh Serukan Persatuan TNI–Polri–GAM dalam Misi Kemanusiaan Pascainsiden Aceh Utara

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:16 WIB

Enam Hari Menuju Akhir Status Darurat, Tangis 600 Ribu Warga Aceh Utara Menunggu Negara Hadir

Rabu, 12 November 2025 - 04:03 WIB

Indonesia–Australia Perkuat Kerja Sama Keamanan Melalui Perjanjian Bilateral

Jumat, 31 Oktober 2025 - 17:43 WIB

Prabowo Subianto Disambut Hangat Presiden Korea di Pembukaan KTT APEC 2025

Berita Terbaru

Aceh

Camat Pirak Timu Lantik Geuchik Terpilih Dua Gampong

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:44 WIB