Kabut Asap Makin Parah, Malaysia Siapkan Hujan Buatan

- Penulis

Selasa, 3 Oktober 2023 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi -- Kabut asap di Malaysia tahun 2019 lalu (dok. REUTERS/Lim Huey Teng).

i

Ilustrasi -- Kabut asap di Malaysia tahun 2019 lalu (dok. REUTERS/Lim Huey Teng).

Kuala Lumpur (PN) – Malaysia mengambil langkah-langkah untuk mengatasi situasi kabut asap yang semakin parah di beberapa wilayahnya. Otoritas setempat bersiap untuk menutup sekolah-sekolah dan menciptakan hujan buatan melalui penyemaian awan saat kualitas udara tercatat semakin memburuk.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (3/10/2023), langkah-langkah itu diumumkan oleh Departemen Lingkungan Malaysia dalam pernyataan pada Senin (2/10) malam. Situasi kabut asap dan kualitas udara yang memburuk berisiko pada kesehatan publik dan membuat khawatir operator wisata serta maskapai penerbangan.

Direktur Jenderal Departemen Lingkungan Malaysia, Wan Abdul Latiff Wan Jaffar, melaporkan bahwa kualitas udara di beberapa wilayah Malaysia semakin memburuk, khususnya di bagian barat Semenanjung Malaysia, dengan 11 area mencatat indeks polusi udara (API) yang tidak sehat.

Lebih lanjut, Wan Abdul Latiff menjelaskan bahwa upaya untuk menjernihkan udara dengan hujan melalui penyemaian awan dan tindakan-tindakan lainnya untuk mengatasi polusi udara akan mulai dilakukan ketika bacaan API mencapai angka 150 selama lebih dari 24 jam.

Dia juga menyatakan bahwa sekolah-sekolah dan taman kanak-kanak (TK) harus menghentikan semua aktivitas di luar ruangan ketika bacaan API mencapai angka 100, Sementara itu, jika bacaan API mencapai angka 200, sebut Wan Abdul Latiff, sekolah-sekolah akan ditutup sementara atau diliburkan.

Pekan lalu, Malaysia menuduh kebakaran hutan di Indonesia, tepatnya di Sumatera dan Kalimantan, sebagai penyebab polusi udara di wilayahnya. Namun tuduhan itu dibantah oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia, Siti Nurbaya, yang menegaskan tidak ada kabut asap lintas perbatasan.

Departemen Lingkungan Malaysia, pada Senin (2/10) waktu setempat, menyatakan bahwa badan meteorologi regional telah mendeteksi nyaris 250 ‘hotspots’ yang mengindikasikan kebakaran di pulau Sumatera dan bagian wilayahnya di Borneo, dan tidak ada satupun di Malaysia.

Sementara itu, kelompok lingkungan Greenpeace menyerukan negara-negara di kawasan untuk memberlakukan undang-undang demi menghentikan perusahaan perkebunan yang menyebabkan polusi udara.

“Memberlakukan UU kabut asap lintas perbatasan dalam negeri diperlukan sebagai tindakan pencegahan, terutama karena ada banyak dampak buruk dalam industri ini,” cetus pakar strategi kampanye regional pada Greenpeace Asia Tenggara, Heng Kiah Chun, dalam pernyataannya.

Singapura, yang membanggakan udaranya yang bersih, telah mengesahkan UU polusi udara lintas perbatasan pada tahun 2014 yang membuat siapa saja yang menyebabkan kabut asap bisa dimintai pertanggungjawaban secara pidana dan perdata.

Sumber : Detik.com

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menghapus Luka Pasca-Bencana, Misi Kemanusiaan AOC Pulihkan Psikologis Anak-Anak Buket Padang
Wagub Aceh Serukan Persatuan TNI–Polri–GAM dalam Misi Kemanusiaan Pascainsiden Aceh Utara
Enam Hari Menuju Akhir Status Darurat, Tangis 600 Ribu Warga Aceh Utara Menunggu Negara Hadir
Indonesia–Australia Perkuat Kerja Sama Keamanan Melalui Perjanjian Bilateral
Prabowo Subianto Disambut Hangat Presiden Korea di Pembukaan KTT APEC 2025
Gedung Syaitan” di China Bekerja 24 Jam Tanpa Henti
Penandatanganan Deklarasi Penerimaan Timor-Leste ke ASEAN di Kuala Lumpur 2025
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:45 WIB

Menghapus Luka Pasca-Bencana, Misi Kemanusiaan AOC Pulihkan Psikologis Anak-Anak Buket Padang

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:33 WIB

Wagub Aceh Serukan Persatuan TNI–Polri–GAM dalam Misi Kemanusiaan Pascainsiden Aceh Utara

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:16 WIB

Enam Hari Menuju Akhir Status Darurat, Tangis 600 Ribu Warga Aceh Utara Menunggu Negara Hadir

Rabu, 12 November 2025 - 04:03 WIB

Indonesia–Australia Perkuat Kerja Sama Keamanan Melalui Perjanjian Bilateral

Jumat, 31 Oktober 2025 - 17:43 WIB

Prabowo Subianto Disambut Hangat Presiden Korea di Pembukaan KTT APEC 2025

Berita Terbaru

Aceh

Camat Pirak Timu Lantik Geuchik Terpilih Dua Gampong

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:44 WIB