Pungli Berdalih Uang Keamanan, Pria Ngaku Ormas Ditangkap

- Penulis

Jumat, 20 Oktober 2023 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (PN) – Seorang pria mengaku anggota ormas melakukan pungutan liar (pungli) ke warga di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pelaku meminta sejumlah uang dengan dalih uang keamanan.

Peristiwa itu viral di media sosial. Pelaku yang belakangan diketahui berinisial NI (32) ini memeras beberapa ibu-ibu di gedung les privat Bahasa Inggris di Jalan Panjang Alfalah, Kampung Baru, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dalam video yang beredar, pelaku mengatasnamakan anggota ormas dan mencatut polsek. Dia meminta ‘uang keamanan’ dengan alasan untuk kemudian disetorkan ke polsek.

Pelaku Ditangkap

Merespons kejadian viral tersebut, Polsek Kebon Jeruk turun tangan. Polisi kemudian menangkap pelaku tersebut.

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol Sutrisno mengatakan, dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa pelaku melakukan tindakan tersebut dalam keadaan terpengaruh minuman keras (miras).

“Pelaku bukan ormas, sengaja mengatasnamakan anggota ormas dan membawa-bawa nama polsek agar bisa mulus dalam melancarkan aksinya untuk melakukan pungli,” ujar Kompol Sutrisno saat dikonfirmasi, Jumat (20/10/2023).

Sutrisno mengatakan pelaku mengaku-aku anggota ormas untuk melancarkan aksinya. Pelaku juga mencatut polsek untuk menakut-nakuti korban.

“Jadi modus pelaku hanya mengatasnamakan anggota ormas dan mengatasnamakan Polsek Kebon Jeruk untuk menakuti korban,” ucapnya.

Korban dan pelaku kemudian dimediasi. Kasus ini berakhir damai setelah korban memaafkan pelaku.

“Korban bersedia memaafkan perbuatan pelaku untuk tidak melanjutkan ke proses hukum lebih lanjut,” imbuhnya.

Tak hanya itu, pelaku juga membuat pernyataan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

“Mereka (pelaku dan korban) membuat surat pernyataan bersama, di mana pelaku berjanji untuk tidak melakukan perbuatan serupa lagi,” pungkasnya.

Sumber : Detik.com

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tito Karnavian Tinjau Lokasi Banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Pastikan Huntara dan Bantuan Warga Terdampak
Tokoh Nasional PDIP dan Plt. Sekda Aceh Utara Salurkan Bantuan Pendidikan, My Esti Wijayati Turun Langsung Menyapu Tenda Darurat Anak
Menghapus Luka Pasca-Bencana, Misi Kemanusiaan AOC Pulihkan Psikologis Anak-Anak Buket Padang
Pemkab Aceh Utara Buka Pelaporan Kerugian Bencana hingga 17 Januari 2026
Kementan Salurkan Bantuan 200 Mobil untuk Korban Banjir Aceh Utara dan Sumatra Fokus pada Pemulihan Pertanian dan Pendidikan
Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan
Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:54 WIB

Tito Karnavian Tinjau Lokasi Banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Pastikan Huntara dan Bantuan Warga Terdampak

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:17 WIB

Tokoh Nasional PDIP dan Plt. Sekda Aceh Utara Salurkan Bantuan Pendidikan, My Esti Wijayati Turun Langsung Menyapu Tenda Darurat Anak

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:45 WIB

Menghapus Luka Pasca-Bencana, Misi Kemanusiaan AOC Pulihkan Psikologis Anak-Anak Buket Padang

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:22 WIB

Pemkab Aceh Utara Buka Pelaporan Kerugian Bencana hingga 17 Januari 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:56 WIB

Kementan Salurkan Bantuan 200 Mobil untuk Korban Banjir Aceh Utara dan Sumatra Fokus pada Pemulihan Pertanian dan Pendidikan

Berita Terbaru

Aceh

Camat Pirak Timu Lantik Geuchik Terpilih Dua Gampong

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:44 WIB