Diduga Lakukan Intimidasi, Oknum Sekdes di Lapang Dilaporkan Wartawan ke Polres Aceh Utara

- Penulis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara (PN) – Dugaan intimidasi terhadap seorang wartawan online oleh oknum sekretaris desa (sekdes) di Kecamatan Lapang, Aceh Utara, berbuntut panjang.

Zaini Thaib, wartawan yang menjadi korban dugaan intimidasi tersebut, telah melaporkan kejadian itu ke Polres Aceh Utara pada Senin, 7 Oktober 2024. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/139/X/2024/SPKT/Polres Aceh Utara/Polda Aceh.

Zaini menjelaskan bahwa insiden intimidasi terjadi saat ia sedang menyelidiki laporan dari wali murid terkait dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di salah satu SD di Kecamatan Lapang. Ketika tiba di sebuah warung kopi, ia menerima telepon dari seseorang yang tidak dikenal dan mendapatkan makian. Setelah ditelusuri, kuat dugaan bahwa penelpon tersebut adalah oknum sekdes dari salah satu gampong di kecamatan tersebut.

Zaini merasa perlu melaporkan insiden ini agar pihak berwenang dapat segera mengambil tindakan atas dugaan intimidasi yang mengancam kebebasan pers.

“Dengan laporan ini, saya berharap kasus serupa tidak terjadi lagi, baik terhadap saya maupun jurnalis lain yang bekerja di lapangan,” ujar Zaini.

Ia juga menegaskan bahwa sebagai jurnalis, tugasnya adalah melaporkan fakta dan informasi yang akurat kepada masyarakat, yang dilindungi oleh Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. “Saya berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporan ini dengan serius dan profesional,” tambahnya.

Zaini tidak sendirian dalam membuat laporan tersebut. Ia didampingi oleh beberapa rekan media, termasuk Rizal Fahmi, Ketua PWRI Aceh Utara, serta Fadly P.B., Helmi, M. Amin, Rasyidin, dan Tri Nugroho.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal
Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total
Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir
Banjir Tinggi Lumpuhkan Akses Jalan Medan–Banda Aceh di Syamtalira Aron, Warga Terjebak Hingga Dua Hari
Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako
Ratusan KK di Gampong Rawa Terendam Banjir, Akses Lumpuh Total dan Warga Butuh Bantuan Mendesak
Banjir Lumpuhkan Aceh Utara: 19 Kecamatan Terendam, 44 Ribu Warga Mengungsi, Jaringan Internet Padam
Presiden Prabowo Kirim Bantuan Besar untuk Aceh dan Sumatera: 10.000 Ton Beras dan 2.000 Ton Minyak Goreng untuk Korban Banjir di Aceh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 00:46 WIB

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal

Sabtu, 29 November 2025 - 16:12 WIB

Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total

Sabtu, 29 November 2025 - 14:15 WIB

Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako

Jumat, 28 November 2025 - 17:49 WIB

Ratusan KK di Gampong Rawa Terendam Banjir, Akses Lumpuh Total dan Warga Butuh Bantuan Mendesak

Berita Terbaru