Dukung Perundingan dengan AS, Presiden Iran Pezeshkian Dikecam Internal

- Penulis

Selasa, 8 Juli 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Masoud Pezeshkian (dok. Reuters)

i

Presiden Iran Masoud Pezeshkian (dok. Reuters)

PELITANASIONAL.COM | TAHERAN– Presiden Iran Masoud Pezeshkian menuai kecaman dari sejumlah kalangan di dalam negeri setelah menyatakan kesiapan melanjutkan perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (AS), yang sebelumnya terhenti akibat eskalasi konflik dengan Israel. Pernyataan kontroversial itu ia sampaikan dalam wawancara dengan jurnalis Amerika Tucker Carlson.

Dilansir AFP, Selasa (8/7/2025), pernyataan Pezeshkian memicu kritik keras dari kelompok garis keras Iran yang menuduhnya “terlalu lunak” terhadap Washington, terutama setelah serangan bom yang dilancarkan AS ke fasilitas nuklir Iran bulan lalu.

“Apakah Anda lupa bahwa orang-orang Amerika yang sama ini, bersama dengan para Zionis, menggunakan perundingan untuk mengulur waktu dan mempersiapkan serangan?” tulis editorial surat kabar konservatif Kayhan, yang dikenal vokal menentang kerja sama Iran dengan negara-negara Barat.

Dalam wawancaranya dengan Carlson, Pezeshkian menyatakan bahwa Iran “tidak memiliki masalah” untuk kembali ke meja perundingan, selama rasa saling percaya dapat dipulihkan antara Teheran dan Washington.

“Kami tidak melihat masalah dalam memulai kembali perundingan. Namun bagaimana kami bisa percaya bahwa di tengah proses perundingan, rezim Israel tidak akan diberi izin lagi untuk menyerang kami?” ujar Pezeshkian.

Pernyataan itu disampaikan hanya beberapa minggu setelah Israel melakukan serangan udara besar-besaran pada 13 Juni lalu yang menargetkan fasilitas dan tokoh penting militer Iran, menewaskan sejumlah komandan dan ilmuwan nuklir. Serangan tersebut dilakukan hanya dua hari sebelum jadwal perundingan nuklir terbaru antara Iran dan AS, yang akhirnya batal digelar.

Selain itu, serangan dari AS juga menargetkan tiga fasilitas nuklir utama Iran—Fordow, Isfahan, dan Natanz—dalam serangan yang disebut sebagai salah satu yang paling intens dalam sejarah hubungan kedua negara. Konflik bersenjata ini akhirnya dihentikan lewat kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak 24 Juni.

Surat kabar konservatif lainnya, Javan, menyebut pernyataan Pezeshkian tampak “terlalu lunak” dan menuntut sikap yang mencerminkan kemarahan publik Iran.

Namun tidak semua media Iran berpandangan sama. Surat kabar reformis Ham Mihan justru memuji sikap Pezeshkian yang dinilai sebagai pendekatan diplomatik yang realistis dan perlu.

“Wawancara ini seharusnya dilakukan sejak lama. Para pejabat Iran sangat disayangkan telah lama absen dari lanskap media internasional,” tulis Ham Mihan.

Isu perundingan nuklir Iran dengan AS selama ini menjadi sorotan global. Pemerintahan Pezeshkian yang baru dilantik kini menghadapi tantangan besar: membangun kembali kepercayaan internasional tanpa kehilangan dukungan politik di dalam negeri.

SUMBER : DETIK.COM

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan
Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya
Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia
Pulihkan Semangat Seniman Pasca-Banjir Besar, Komunitas Solo Raya Salurkan Bantuan untuk Maestro Rapai di Aceh Utara
Wakil Gubernur Aceh Faddlullah Tegaskan Penanganan Banjir Aceh Utara dan Aceh Tamiang, Penyesuaian Bantuan Rumah Rusak
Menko Polkam RI dan Pejabat Tinggi Kunjungi Kecamatan Lapang, Gampong Kula Cangkoy Pasca-Banjir Besar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:52 WIB

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:49 WIB

Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:50 WIB

Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru