Harga Emas di Bener Meriah Naik, Warga Ramai-Ramai Jual Emas untuk Biaya Sekolah Anak

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Saat salah seorang warga jual emas di Toko Mutiara Baru (dok HABANUSANTARA.NET)

i

Foto: Saat salah seorang warga jual emas di Toko Mutiara Baru (dok HABANUSANTARA.NET)

PELITANASIONAL.COM | BENER MERIAH Harga emas di Kabupaten Bener Meriah kembali mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. Kenaikan ini mendorong banyak warga menjual emas mereka untuk memenuhi kebutuhan tahun ajaran baru 2025/2026.

Berdasarkan informasi dari Darwis, pemilik Toko Emas Mutiara Baru di kawasan Simpang Tiga Redelong, harga emas murni kini dijual Rp 1.720.000 per gram, naik Rp 20.000 dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp 1.700.000. Sementara itu, harga emas jenis London juga naik menjadi Rp 1.580.000 per gram dari sebelumnya Rp 1.560.000.

“Iya, harga emas naik Rp 20.000 per gram dari harga seminggu yang lalu,” ujar Darwis, Sabtu (12/7/2025), seperti dikutip dari Habanusantara.net.

Meski harga mengalami kenaikan, Darwis menyebut mayoritas warga saat ini lebih banyak menjual emas ketimbang membelinya. “Sekitar 85 persen warga menjual emas dan hanya 15 persen yang membeli. Tapi bukan karena harga naik, melainkan untuk kebutuhan sekolah anak-anak,” jelasnya.

Fenomena ini menurut Darwis sudah menjadi hal yang lumrah terjadi di Bener Meriah setiap menjelang tahun ajaran baru. Banyak keluarga mengandalkan emas sebagai tabungan darurat yang bisa dicairkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

Salah seorang warga, Laini, mengungkapkan dirinya menjual emas lantaran belum adanya hasil panen kopi, yang selama ini menjadi sumber penghasilan utama keluarganya.

“Iya, kami terpaksa harus jual emas untuk membeli kebutuhan sekolah anak-anak, mulai dari biaya pendaftaran ulang, seragam sekolah, alat tulis, dan kebutuhan lainnya,” kata Laini.

Kenaikan harga emas ini memberi keuntungan lebih bagi warga yang menjual, meskipun alasan utama penjualan bukanlah investasi, melainkan kebutuhan mendesak menjelang tahun ajaran baru.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Hunian Sementara di Kecamatan Langkahan Capai 99 Persen, 215 Unit Siap Dihuni
Tito Karnavian Tinjau Lokasi Banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Pastikan Huntara dan Bantuan Warga Terdampak
AOCC Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Aceh Utara
Tokoh Nasional PDIP dan Plt. Sekda Aceh Utara Salurkan Bantuan Pendidikan, My Esti Wijayati Turun Langsung Menyapu Tenda Darurat Anak
Seragam yang Hilang, Potret Pendidikan Aceh Utara Pasca-Banjir
Jamaluddin Dorong Percepatan Pemulihan Pendidikan Pascabanjir Aceh Utara, DPR RI Tekankan Tanggung Jawab Negara
Menghapus Luka Pasca-Bencana, Misi Kemanusiaan AOC Pulihkan Psikologis Anak-Anak Buket Padang
Pemkab Aceh Utara Buka Pelaporan Kerugian Bencana hingga 17 Januari 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:03 WIB

Pembangunan Hunian Sementara di Kecamatan Langkahan Capai 99 Persen, 215 Unit Siap Dihuni

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:54 WIB

Tito Karnavian Tinjau Lokasi Banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Pastikan Huntara dan Bantuan Warga Terdampak

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:10 WIB

AOCC Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Aceh Utara

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:17 WIB

Tokoh Nasional PDIP dan Plt. Sekda Aceh Utara Salurkan Bantuan Pendidikan, My Esti Wijayati Turun Langsung Menyapu Tenda Darurat Anak

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:13 WIB

Seragam yang Hilang, Potret Pendidikan Aceh Utara Pasca-Banjir

Berita Terbaru