Krisis Beras di Aceh, Harga Melonjak Tajam, Forum LSM Pertanyakan Peran Bulog

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Forum LSM Aceh, Sudirman Hasan

i

Sekretaris Jenderal Forum LSM Aceh, Sudirman Hasan

PELITANASIONAL | BANDA ACEH– Ironi tengah melanda Aceh. Provinsi yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung beras nasional kini justru menghadapi krisis ketersediaan beras. Di berbagai kabupaten/kota, masyarakat mulai kesulitan mendapatkan beras. Kalaupun tersedia, harganya melonjak tajam.

Sekretaris Jenderal Forum LSM Aceh, Sudirman Hasan, menilai kelangkaan beras yang terjadi saat ini tidak lepas dari lemahnya peran Perum Bulog dalam menjaga stabilitas stok dan harga bahan pangan pokok, khususnya beras.

“Sekarang kondisinya sudah seperti ini. Mana tanggung jawab Bulog? Kalau tidak bisa bekerja maksimal, lebih baik bubar saja,” tegas Sudirman Hasan dalam keterangannya kepada media, Rabu (6/8/2025).

Menurut Sudirman, Forum LSM Aceh yang menaungi berbagai organisasi masyarakat sipil di provinsi ini menerima banyak laporan dan keluhan dari warga terkait kelangkaan dan lonjakan harga beras. Padahal, katanya, sejak dahulu Aceh dikenal sebagai daerah surplus beras yang bahkan memasok ke provinsi lain.

Saat ini, harga beras naik drastis di sejumlah wilayah. Di Aceh Barat Daya, harga beras premium telah menembus Rp270 ribu per zak (15 kg), naik dari harga sebelumnya Rp230 ribu. Situasi serupa terjadi di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Banda Aceh, bahkan di sentra produksi padi seperti Pidie, Aceh Utara, dan Aceh Selatan.

“Dalam beberapa kasus, harga beras naik hingga 40 persen. Ini sangat membebani masyarakat,” ungkap Sudirman.

Ia memprediksi, kenaikan harga masih berpotensi berlanjut, mengingat musim panen belum tiba. Minimnya pasokan gabah ke penggilingan membuat stok beras di pasar kian menipis.

Lebih lanjut, Sudirman mempertanyakan sikap pasif Bulog dalam merespons kondisi ini. Ia menilai tidak ada upaya konkret atau terobosan signifikan dari Bulog untuk meredam gejolak harga maupun mengatasi kelangkaan.

“Di mana peran Bulog? Seharusnya mereka segera mengeluarkan cadangan beras untuk operasi pasar di wilayah-wilayah terdampak, seperti Aceh Singkil, Gayo Lues, dan Aceh Barat yang tergolong daerah miskin dan paling parah terdampak,” tegasnya.

Sudirman juga menyoroti bahwa lonjakan harga beras tidak otomatis meningkatkan pendapatan petani. Menurutnya, harga gabah di tingkat petani cenderung stagnan, sementara kenaikan harga terjadi di level pasar.

“Petani tetap menjual dengan harga yang hampir sama. Justru keuntungan lebih banyak dinikmati oleh pihak-pihak yang bermain di pasar,” ujarnya.

Meski enggan secara langsung menuding adanya permainan tengkulak, Sudirman menilai lemahnya pengawasan dan ketidaksigapan Bulog menjadi faktor utama dari memburuknya situasi.

“Semestinya ini bisa diantisipasi lebih awal. Tapi ketika semuanya sudah terlambat, apa lagi yang bisa dilakukan Bulog? Jangan-jangan mereka juga ikut bermain dalam isu kelangkaan ini?” pungkas Sudirman penuh tanya.[R]

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Tinggi Lumpuhkan Akses Jalan Medan–Banda Aceh di Syamtalira Aron, Warga Terjebak Hingga Dua Hari
Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako
Tanggul Sungai di Lhoksukon Jebol, Warga Gampong Kreung Lt Panik Dihantui Banjir
Banjir Aceh Utara: Ribuan Warga Terendam, Pemerintah Turun Tangan Salurkan Bantuan
Banjir dan Genangan air Mengintai, Bupati H. Ismail Ajalil Keluarkan Peringatan Darurat
Aceh Utara Memeriahkan Hari Guru Nasional ke-80 dengan Doa, Lomba, Diskusi Panel, dan Insentif Guru Dayah
Polres Lhokseumawe Ungkap Kasus Penembakan, Satu Pelaku Ditangkap
KPK Ingatkan Pejabat Daerah: Main di Pengadaan Barang, Siap-Siap Masuk Penjara!
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 18:16 WIB

Banjir Tinggi Lumpuhkan Akses Jalan Medan–Banda Aceh di Syamtalira Aron, Warga Terjebak Hingga Dua Hari

Selasa, 25 November 2025 - 20:11 WIB

Tanggul Sungai di Lhoksukon Jebol, Warga Gampong Kreung Lt Panik Dihantui Banjir

Minggu, 23 November 2025 - 19:30 WIB

Banjir Aceh Utara: Ribuan Warga Terendam, Pemerintah Turun Tangan Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 November 2025 - 12:51 WIB

Banjir dan Genangan air Mengintai, Bupati H. Ismail Ajalil Keluarkan Peringatan Darurat

Jumat, 21 November 2025 - 18:02 WIB

Aceh Utara Memeriahkan Hari Guru Nasional ke-80 dengan Doa, Lomba, Diskusi Panel, dan Insentif Guru Dayah

Berita Terbaru