BNN Musnahkan 474 Kilogram Narkotika Hasil Ungkap 21 Kasus

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom saat memusnahkan narkotika.[Antara]

i

Foto : Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom saat memusnahkan narkotika.[Antara]

PELITANASIONAL | JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkotika seberat 474.480,68 gram atau setara 474 kilogram hasil pengungkapan 21 kasus tindak pidana narkotika di beberapa wilayah, meliputi Jakarta, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bali.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas empat jenis narkotika, yakni 253.067,88 gram sabu (53 persen), 218.414,22 gram ganja, 2.998,58 gram kokain, serta 94 butir ekstasi. Seluruh barang haram tersebut disita dari 43 orang tersangka.

“Pemusnahan barang bukti narkotika pada hari ini dilaksanakan di dua lokasi. Pertama di lapangan BNN menggunakan mesin insinerator, dan kedua difasilitasi oleh PT Jasa Medivest Plant di Dawuan, Karawang,” kata Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom, Jumat (22/8/2025).

Sebelum dimusnahkan, sebagian kecil barang bukti disisihkan untuk kebutuhan uji laboratorium dan pembuktian di pengadilan. Dari total sabu yang disita sebanyak 253.611,97 gram, sekitar 496,91 gram digunakan untuk pengujian dan 47,19 gram untuk pembuktian.

Untuk ganja, dari 222.565,35 gram yang disita, sebanyak 3.151,13 gram dialokasikan bagi laboratorium dan 1.000 gram untuk persidangan. Sementara dari 3.089,36 gram kokain, sekitar 0,22 gram dipakai untuk pengujian dan 90,56 gram untuk pembuktian hukum.

BNN menegaskan, langkah pemusnahan ini merupakan komitmen lembaga dalam menutup ruang peredaran gelap narkotika sekaligus memastikan barang bukti tidak lagi disalahgunakan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakyat Aceh Geram: Tiang Listrik Masih Tumbang, Banyak Daerah Masih Gelap Total, Tapi Bahlil Klaim “Listrik Normal 93% Persen” ke Presiden
Presiden Prabowo di Aceh: Sawah Rusak Akan Direhabilitasi, Hutang KUR Petani Berpotensi Dihapus
Medan–Banda Aceh Segera Tersambung Kembali, Dua Jembatan Bailey Dipasang 24 Jam di Bireuen
Wapres Gibran Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Agam, Pastikan Penanganan Sesuai Arahan Presiden Prabowo
Warga Aceh Utara Desak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ungkap Temuan Penting Penyisiran Tim Gabungan
SPPG Paya Beurandang Salurkan Ribuan Porsi Makanan untuk Korban Banjir di Kecamatan Baktiya, Baktiya Barat, Meurah Mulia, dan Samudera
Presiden Prabowo Pastikan Bantuan untuk Pengungsi Terus Mengalir, Pemulihan Infrastruktur Dikebut
Pemerintah Kawal Pemulihan Sumatra: Dari Tanggap Darurat Hingga Rehabilitasi Menyeluruh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 04:16 WIB

Rakyat Aceh Geram: Tiang Listrik Masih Tumbang, Banyak Daerah Masih Gelap Total, Tapi Bahlil Klaim “Listrik Normal 93% Persen” ke Presiden

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:29 WIB

Medan–Banda Aceh Segera Tersambung Kembali, Dua Jembatan Bailey Dipasang 24 Jam di Bireuen

Jumat, 5 Desember 2025 - 03:52 WIB

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Agam, Pastikan Penanganan Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Jumat, 5 Desember 2025 - 02:06 WIB

Warga Aceh Utara Desak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ungkap Temuan Penting Penyisiran Tim Gabungan

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:53 WIB

SPPG Paya Beurandang Salurkan Ribuan Porsi Makanan untuk Korban Banjir di Kecamatan Baktiya, Baktiya Barat, Meurah Mulia, dan Samudera

Berita Terbaru