Dana Hibah Parpol Naik 5 Kali Lipat,SAPA: Pemerintah Aceh Tutup Mata Terhadap Derita Rakyat

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Fauzan Adami.

i

Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Fauzan Adami.

PELITANASIONAL | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh kembali menuai sorotan tajam setelah memutuskan menaikkan dana hibah untuk partai politik pada tahun 2025 menjadi Rp29,34 miliar. Angka tersebut melambung lebih dari lima kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp5,3 miliar.

Jika sebelumnya bantuan keuangan untuk partai politik ditetapkan Rp2.000 per suara, kini nilainya meningkat drastis menjadi Rp10.000 per suara.

Kebijakan ini langsung mendapat kritik dari Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Fauzan Adami. Ia menilai lonjakan dana hibah tersebut sebagai kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan masyarakat kecil.

“Seharusnya Pemerintah Aceh lebih peka. Rakyat sedang membutuhkan solusi untuk pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan pemulihan ekonomi. Bukan malah menghamburkan APBA untuk memperkaya partai politik,” tegas Fauzan, Selasa (16/9/2025).

Menurutnya, keputusan itu sangat melukai hati rakyat di tengah kondisi ekonomi yang sulit, tingginya angka pengangguran, serta persoalan kemiskinan yang masih menjadi masalah serius di Aceh.

SAPA juga mempertanyakan urgensi kenaikan hibah hingga mencapai Rp29,34 miliar. Fauzan menilai dana sebesar itu akan lebih bermanfaat jika dialihkan pada program pemberdayaan ekonomi rakyat, penanggulangan kemiskinan, maupun peningkatan layanan publik.

“Kebijakan ini jelas mencederai rasa keadilan. Pemerintah seakan menutup mata terhadap penderitaan rakyat,” tambahnya.

Atas dasar itu, SAPA mendesak Pemerintah Aceh segera meninjau ulang kebijakan hibah tersebut. Ia juga meminta para pimpinan partai politik di Aceh menunjukkan sikap moral dengan menolak kenaikan dana hibah, demi menjaga martabat partai sekaligus keberpihakan kepada masyarakat.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir
Pengurus Daerah IPHI Aceh Utara Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dikukuhkan Wakil Bupati Tarmizi
Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir
SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI
Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung
Wujudkan Syiar Sejuta Santri: SMK & SMP IT Samudera Pasai Mulia Kebanjiran Pendaftar
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:04 WIB

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:10 WIB

Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:23 WIB

Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:49 WIB

SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI

Berita Terbaru

Pendidikan

Ziarah atau Pameran Ketika Kuburan Jadi Studio Foto

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:16 WIB