Polres Aceh Tengah Sisir Lokasi Diduga Tambang Emas Ilegal di Sungai Jambu Aye

- Penulis

Sabtu, 20 September 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | ACEH TENGAH – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tengah bersama tim gabungan menggelar operasi penelusuran dugaan aktivitas tambang emas ilegal di sepanjang aliran Sungai Jambu Aye, yang melintasi Kampung Lumut, Kampung Owaq, dan Gerpa Serule, Kecamatan Bintang, serta sebagian wilayah Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (19/9/2025).

Operasi ini dipimpin Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah IPTU Deno Wahyudi, S.E., M.Si, dengan melibatkan personel Satreskrim, Satpol PP Aceh Tengah, serta tim pengamanan PT Tusam Hutani Lestari (THL). Sejumlah pejabat terkait juga hadir, di antaranya Plt Kasat Pol PP Aceh Tengah Hamdani, S.H., M.H., Kabag Humas PT THL Zuwanda Saputra, serta Kanit Tipidter Polres Aceh Tengah Aipda Amran Mukhtar, S.H.

Langkah penindakan ini berawal dari informasi yang beredar di media sosial pada Kamis (18/9/2025). Laporan tersebut menyebut adanya kegiatan penambangan emas menggunakan alat berat excavator di Desa Gerpa Serule, Kecamatan Bintang, serta Desa Kala Ili, Kecamatan Linge.

Menindaklanjuti informasi itu, tim gabungan bergerak sejak pukul 08.00 WIB. Sekitar dua jam kemudian, mereka tiba di lokasi dan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Hasil pemeriksaan tidak menemukan keberadaan excavator maupun kegiatan penambangan aktif. Namun, petugas menemukan satu unit mesin dompeng dan sebuah alat penyaring emas (asbuk) yang diduga digunakan untuk aktivitas ilegal.

Barang bukti berupa mesin dompeng langsung diamankan, sementara asbuk penyaring emas dibongkar agar tidak dapat dipakai kembali. Selain itu, tim juga menemukan bekas jejak excavator dan galian yang mengindikasikan adanya aktivitas tambang ilegal sebelumnya.

Setelah memastikan situasi aman, tim gabungan meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut keterangan, operasi ini merupakan tindak lanjut laporan PT Tusam Hutani Lestari mengenai maraknya aktivitas tambang emas tanpa izin di kawasan hutan lindung dan aliran sungai di Kecamatan Bintang dan Linge.

Polres Aceh Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memantau serta menindak tegas setiap aktivitas tambang emas ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan membahayakan masyarakat.

Sumber Berita: Ril

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir
Pengurus Daerah IPHI Aceh Utara Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dikukuhkan Wakil Bupati Tarmizi
Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir
SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI
Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:17 WIB

Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:04 WIB

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:10 WIB

Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:04 WIB

Pengurus Daerah IPHI Aceh Utara Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dikukuhkan Wakil Bupati Tarmizi

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:23 WIB

Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir

Berita Terbaru

Pendidikan

Ziarah atau Pameran Ketika Kuburan Jadi Studio Foto

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:16 WIB