Ruas Jalan Paya Bakong–Pante Bahagia Segera Dibangun Lewat Program IJD 2025

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | BANDA ACEH – Pembangunan ruas Jalan Paya Bakong–Pante Bahagia, Kabupaten Aceh Utara, dipastikan segera terealisasi melalui program Instruksi Presiden Pembangunan Jalan Daerah (IJD) tahun 2025 yang digulirkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Ir. Mawardi, ST, mengungkapkan kepastian tersebut seusai pertemuan dengan Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR di Jakarta.

“Pembangunan ruas jalan ini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Aceh dan akan segera direalisasikan sesuai agenda nasional. Keberadaannya sangat penting untuk memperlancar konektivitas wilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mempercepat pembangunan daerah,” ujar Mawardi dalam keterangannya.

Mawardi menjelaskan, informasi kepastian pembangunan itu disampaikan langsung oleh Kepala Subdirektorat Jalan Daerah, Ahnes Intan, ST, MT, setelah melakukan konfirmasi dengan Sari Satria Dwipayana, ST, MT, dari Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah.Menurutnya, proyek ini sudah masuk ke dalam daftar prioritas nasional.

Ia menambahkan, jalan tersebut memiliki arti strategis bagi masyarakat Aceh Utara karena selama ini menjadi jalur vital yang masih terbatas aksesnya.

“Dengan pembangunan ruas jalan Paya Bakong–Pante Bahagia, keterisolasian wilayah dapat diatasi, sekaligus mendukung program prioritas pembangunan Pemerintah Aceh,” katanya.

Dukungan atas percepatan pembangunan jalan itu juga datang dari anggota DPRA, Bunda Salma. Menurutnya, keberadaan infrastruktur ini sangat penting untuk melancarkan akses warga, menggerakkan mobilitas ekonomi, dan mempercepat pembangunan daerah.

Mawardi berharap, realisasi proyek IJD 2025 di Aceh Utara dapat memberikan dampak positif bagi kualitas infrastruktur, serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Berita Terbaru