Warga Pasie Lembang Tanam Jagung Serentak, Dorong Kemandirian Pangan

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | ACEH SELATAN – Suasana gotong royong mewarnai hamparan lahan seluas 20 hektar di Gampong Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan, Senin (23/9/2025).

Warga bersama perangkat desa dan unsur Muspika bergandeng tangan menanam jagung secara serentak, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah pesisir.

Dari total lahan tersebut, 16 hektar merupakan aset Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), sementara 4 hektar lainnya milik masyarakat. Penanaman jagung kali ini tidak sekadar rutinitas pertanian, melainkan program strategis ketahanan pangan tahun anggaran 2025.

“Ini ikhtiar kita bersama untuk memanfaatkan lahan secara produktif sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Harapannya, hasil panen nanti bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan warga,” ujar Keuchik Pasie Lembang, Zarkasyi, saat menancapkan bibit jagung ke tanah yang masih lembab usai diguyur hujan.

Kegiatan itu turut dihadiri Camat Kluet Selatan Moeriadi S, Kapolsek, serta Danramil. Kehadiran Forkopimcam menjadi bukti dukungan penuh pemerintah terhadap inisiatif gampong tersebut.

Moeriadi menilai langkah Pasie Lembang layak menjadi contoh bagi desa lain di Aceh Selatan. Menurutnya, program ini tidak hanya selaras dengan visi pembangunan kabupaten yang digagas Bupati H. Mirwan MS, tetapi juga mendukung agenda ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Gerakan ini membuktikan masyarakat dan pemerintah bisa berjalan seiring untuk mewujudkan daerah yang maju dan produktif. Insya Allah, semangat kebersamaan ini akan terus kita jaga,” kata Moeriadi.

Jagung yang ditanam di atas lahan kolektif itu diharapkan tumbuh menjadi simbol kemandirian. Dari gampong kecil di pesisir, lahirlah optimisme bahwa ketahanan pangan bukan sekadar cita-cita, melainkan ikhtiar nyata yang terus ditumbuhkan bersama.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Berita Terbaru