Digerebek Warga, Janda dan Pemuda di Aceh Utara Ketahuan Pesta Narkoba

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | LHOKSUKON – Warga Gampong Tutong, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi pesta narkoba, Selasa dini hari (23/9/2025).

Seorang janda berinisial In (27) dan seorang pemuda berinisial TS (22) berhasil diamankan, sementara tiga pria lain berinisial R, I, dan P melarikan diri saat penggerebekan.

Dari lokasi kejadian, warga turut mengamankan satu paket kecil sabu beserta seperangkat alat hisap. Kedua terduga pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Matangkuli.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Aprianto melalui Kasi Humas AKP Bambang menjelaskan, In dan TS mengaku datang bersama tiga pria lainnya untuk mengisap sabu di rumah tersebut. Namun, rencana itu gagal setelah warga lebih dulu melakukan penggerebekan.

“Fakta lain yang terungkap, perempuan berinisial In ini merupakan wanita panggilan. Ia dijanjikan oleh TS bisa bermesraan dengan R, salah satu pria yang kabur, setelah pesta sabu berlangsung,” kata AKP Bambang.

Rumah yang dijadikan lokasi kejadian diketahui milik nenek dari I. Sementara P merupakan teman dekat I yang juga melarikan diri.

Hasil pemeriksaan urine menunjukkan In dan TS positif mengonsumsi sabu. Saat ini keduanya ditahan di Rutan Polres Aceh Utara dan diserahkan ke Satres Narkoba untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih memburu tiga pria lain yang berhasil melarikan diri.

Kapolres Aceh Utara mengapresiasi warga yang cepat bertindak mengamankan kedua pelaku. “Warga sigap namun tetap tertib tanpa melakukan kekerasan. Ini contoh sinergi positif masyarakat dalam membantu aparat kepolisian memberantas narkoba,” ujar AKP Bambang.

Polres Aceh Utara mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak berwenang.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera
HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H
GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA
DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Berita ini 676 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 14:25 WIB

Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:43 WIB

HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:45 WIB

GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Berita Terbaru