Bapak M. Ali Menanti Belas Kasih Gubernur Aceh di Rumah Panggung Reyot

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nisam, Aceh Utara | pelitanasional.com .– Di Gampong Alue, Kecamatan Nisam, Bapak M. Ali, mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM), tinggal bersama anak dan keluarganya di rumah panggung sederhana dengan atap rumbia yang sudah mulai rapuh. Tangan beliau yang cacat menjadi saksi bisu perjuangan masa lalu, sementara kehidupan sehari-hari menuntut ketabahan luar biasa.

 

“Kalau saja Gubernur berkenan datang menjenguk, hati saya pasti lega,” ujar Bapak M. Ali, suaranya bergetar namun mata tetap menatap jauh ke jalan. Dinding rumah yang rapuh, lantai papan yang tidak rata, dan atap rumbia yang bocor ketika hujan menambah berat hidupnya, namun semangatnya tetap teguh.

 

Tetangga sering datang membantu, tapi keterbatasan membuat Bapak M. Ali dan keluarganya harus bertahan dengan seadanya. “Kami peduli, tapi tetap saja sulit memenuhi kebutuhan beliau dan keluarganya,” ungkap seorang tetangga.

 

Meski hidup dalam kesederhanaan, Bapak M. Ali tetap menyambut tamu dengan senyuman. Ia berharap belas kasih Gubernur Aceh dapat sedikit meringankan beban keluarga dan memperbaiki kondisi rumahnya. Rumah panggung ini bukan sekadar tempat tinggal, melainkan simbol ketabahan seorang mantan pejuang yang terus berjuang menghadapi kerasnya kehidupan sehari-hari.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H
GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA
DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:43 WIB

HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:45 WIB

GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Berita Terbaru