Ismayadi Terpilih Sebagai Geusyik Matang Lada Periode 2025–2031

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Keuchik Matang Lada Terpilih, Ismayadi.

i

Foto : Keuchik Matang Lada Terpilih, Ismayadi.

PELITANASIONAL | ACEH UTARA -Pemilihan Geusyik (kepala desa) Matang Lada, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, yang digelar pada Sabtu (8/11/2025), berakhir dengan kemenangan calon nomor urut 3, Ismayadi. Ia berhasil mengungguli petahana Muhammad Nasir dalam proses pemungutan suara yang berlangsung di Meunasah Matang Lada.

Berdasarkan hasil penghitungan resmi, Ismayadi memperoleh 394 suara, disusul Muhammad Nasir dengan 339 suara, dan calon lainnya, Fadlon, S.HI, yang meraih 21 suara. Sebanyak 9 suara dinyatakan rusak. Dari total daftar pemilih tetap, 753 warga tercatat menggunakan hak pilihnya.

Kemenangan Ismayadi disambut meriah oleh masyarakat. Suasana euforia terlihat di sekitar Meunasah Matang Lada sejak proses penghitungan suara dimulai hingga selesai sekitar pukul 16.45 WIB.

Tokoh masyarakat setempat, Tgk. Saidi, menilai hasil ini mencerminkan harapan warga terhadap perubahan kepemimpinan di desa.

“Kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Matang Lada sendiri. Sejak awal banyak warga memprediksi bahwa Ismayadi akan menjadi Geusyik baru,” ujarnya kepada wartawan.

Kemenangan Ismayadi terbilang mengejutkan bagi sebagian pihak, mengingat ia sebelumnya diprediksi sulit menandingi petahana yang telah dua periode menjabat. Muhammad Nasir masih akan memimpin hingga 9 November 2025, menandai berakhirnya masa jabatan sebagai Geusyik Matang Lada periode 2019–2025.

Dalam sambutannya usai dinyatakan unggul, Ismayadi mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan masyarakat.

“Ini adalah kemenangan bersama. Semua ini berkat pengorbanan, kerja keras, dan doa seluruh warga Matang Lada — termasuk para guru, saudara, dan sahabat yang telah membantu,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk kembali bersatu pasca pemilihan. “Tidak ada lagi perbedaan atau kelompok pendukung. Mari kita bangun Desa Matang Lada dengan kebersamaan dan semangat baru,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H
GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA
DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:43 WIB

HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:45 WIB

GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Berita Terbaru