PLN Kembali Disorot, LSM KOMPAK Desak Pemerintah Aceh Lakukan Evaluasi Menyeluruh

- Penulis

Minggu, 16 November 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | PELITA NASIONAL Pemadaman listrik kembali menyelimuti sejumlah wilayah Aceh dan memantik kemarahan publik.

LSM Komunitas Masyarakat Peduli Aceh dan Keadilan (KOMPAK) menyebut gangguan yang terus diulang PLN sebagai bukti nyata ketidaksiapan perusahaan itu menjaga layanan dasar yang seharusnya dijamin negara. Alasan “kerusakan mesin PLTU Nagan Raya” lagi-lagi menjadi tameng yang digunakan PLN untuk meredam kritik.

Menurut Ketua LSM KOMPAK, Saharuddin, dalih PLN sudah seperti kaset lama yang diputar ulang setiap bulan suara bising, isinya sama, dan tidak pernah diperbaiki.

Tidak ada transparansi perawatan mesin, tidak ada laporan perbaikan jangka panjang, dan tidak ada akuntabilitas anggaran.

Padahal, kerugian masyarakat terus menggunung pengusaha ayam merugi miliaran, usaha kecil kolaps, dan rumah tangga dibiarkan gelap tanpa kepastian.

“Kalau setiap gangguan jawabannya rusak mesin, lebih baik mesin itu dipensiunkan saja sekalian atau manajemennya yang perlu di-service total,” sindir Saharuddin dengan nada tajam. Ia juga menyebut,

“PLN kelihatannya lebih rajin membuat alasan daripada membuat solusi. Listrik padam, tapi alasan selalu menyala terang.”

KOMPAK menilai pola yang terjadi semakin tidak masuk akal.

“Ini bukan lagi gangguan teknis, tapi gangguan manajemen. Kalau alasan sama terus, berarti tidak ada niat memperbaiki apa pun.”

Pemadaman ini bukan sekadar mati lampu ini mati kepercayaan publik. Aceh membutuhkan listrik, tapi yang diberi PLN hanyalah janji, permintaan maaf template, dan kompensasi yang tidak pernah jelas.

Kondisi ini menciptakan efek domino,  ekonomi tersendat, UMKM merugi, bahkan layanan kesehatan ikut terganggu.

“Yang gelap itu bukan Aceh, tapi visi manajemen PLN,” kata Saharuddin.

KOMPAK menuntut Pemerintah Aceh berhenti bersikap pasif dan segera melakukan operasi besar-besaran terhadap pengelolaan PLN Aceh. Evaluasi menyeluruh harus dilakukan mulai dari Direktur hingga teknisi yang mengurus perawatan pembangkit.

PLN juga diminta menyampaikan permintaan maaf terbuka selama satu pekan penuh di semua media. “Ini bukan soal gengsi, ini soal tanggung jawab moral,” tegasnya.

KOMPAK menegaskan bahwa masyarakat punya hak penuh untuk menggugat PLN melalui jalur hukum, termasuk class action, jika pemadaman terus terjadi tanpa solusi.

“Kalau PLN tidak mau berubah, biar hukum yang memaksa mereka berubah,” ujar Saharuddin.

Ia menambahkan bahwa PLN tidak boleh terus berlindung di balik alasan teknis. “Aceh bukan laboratorium percobaan PLN. Cukup sudah rakyat jadi korban.”

KOMPAK memastikan akan terus mengawal kasus ini, bahkan siap membawa persoalan ini ke tingkat nasional jika PLN dan Pemerintah Aceh tetap diam. “Kami tidak akan berhenti sampai listrik dan akal sehat di PLN kembali menyala.”

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Aceh Utara Gagas Terobosan Pengelolaan Sampah, Panton Labu Jadi Percontohan hingga Tunjukkan Hasil
Aceh Utara Kukuhkan BKAD, Bapenda, dan BKPSDM, Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Manajemen ASN
Wakil Bupati Aceh Utara Lantik Ratusan Pejabat Eselon II, III, IV dan Fungsional, Tegaskan Loyalitas dan Disiplin Tak Bisa Ditawar
Aceh Utara Siap Pulih Pasca Banjir, Bupati Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027
Bupati Aceh Utara Benar Pejuang Janji Masa Kompaye Kini Ditunaikan
Wali Nanggroe Aceh Melayat ke Rumah Duka Abu Len di Aceh Utara
Mantan Panglima GAM Wilayah Pase, Abu Bakar A. Latif (Abu Len), Tutup Usia
Aceh Utara Gelar Pelantikan 8.094 PPPK-PW, Bupati Ingatkan Nilai Syukur
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:22 WIB

Bupati Aceh Utara Gagas Terobosan Pengelolaan Sampah, Panton Labu Jadi Percontohan hingga Tunjukkan Hasil

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:29 WIB

Aceh Utara Kukuhkan BKAD, Bapenda, dan BKPSDM, Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Manajemen ASN

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:20 WIB

Wakil Bupati Aceh Utara Lantik Ratusan Pejabat Eselon II, III, IV dan Fungsional, Tegaskan Loyalitas dan Disiplin Tak Bisa Ditawar

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:56 WIB

Aceh Utara Siap Pulih Pasca Banjir, Bupati Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:46 WIB

Bupati Aceh Utara Benar Pejuang Janji Masa Kompaye Kini Ditunaikan

Berita Terbaru