Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Aktifkan Posko Kesehatan untuk Warga Terdampak Banjir

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Bupati Aceh Utara, H. Ismail Ajalil, menginstruksikan seluruh posko kesehatan di wilayah terdampak banjir untuk segera diaktifkan. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Abdurrahman, SKM., M.Si., menegaskan pelayanan medis dan distribusi obat-obatan akan berjalan setiap hari secara kontinyu.

“Kami menyiagakan seluruh petugas dan kepala puskesmas untuk memantau kondisi lapangan sekaligus memberikan edukasi kesehatan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan selama banjir,” ujar Abdurrahman, SKM., M.Si.

Hari ini, penyaluran obat-obatan dilakukan di titik pengungsian Matang Jurong, Kecamatan Tanah Jambo Aye, dengan didampingi Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Ners Mahzar, Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Samsul Bahri, serta Kepala Puskesmas Tanah Jambo Aye, H. Yusri.

Kehadiran mereka memastikan koordinasi dan distribusi obat-obatan tepat sasaran bagi warga terdampak banjir.

Warga yang membutuhkan perawatan rujukan akan diarahkan hingga ke Rumah Sakit Cut Mutia, melalui tahapan dari desa ke puskesmas, kemudian rumah sakit jika diperlukan.

Di Kecamatan Jambo Aye, dua titik posko kesehatan telah dibuka di Desa Matang Arongan dan Mantang Jurong. Posko di Desa Mantang Jilikat dialihkan ke Meunasah karena lokasi terdampak banjir tidak dapat digunakan.

Abdurrahman, SKM., M.Si., menegaskan koordinasi antarpetugas terus dilakukan untuk memastikan pelayanan cepat dan tepat.

“Fokus utama kami adalah memastikan seluruh masyarakat tertangani dengan baik selama masa perubahan akibat banjir,” tuturnya.

Dengan kesiapsiagaan ini, pemerintah daerah berharap penanganan kesehatan tetap optimal, meski kondisi banjir terus berubah.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Berita ini 154 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Berita Terbaru