Aceh Utara — Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Aceh Utara, Jamaluddin, menyerukan ajakan terbuka kepada seluruh organisasi masyarakat (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), serta komunitas jurnalis di Aceh Utara untuk ikut bergabung dalam Tim Penyelamatan dan Evakuasi korban banjir serta membantu percepatan distribusi bantuan darurat.
Ajakan itu disampaikan di hadapan para kepala dinas dan Kepala Kantor Penyelamatan dan Evakuasi Tanjung Pinang, Fazzi, dalam rapat koordinasi yang digelar di Pendopo Bupati Aceh Utara, lima hari setelah banjir besar melanda sebagian wilayah kabupaten tersebut.
Jamaluddin menegaskan bahwa masyarakat yang tidak terdampak langsung banjir diharapkan juga turut membantu. “Mari kita bekerja bersama, bahu membahu membantu masyarakat kita yang sedang sangat membutuhkan pertolongan. Semua pihak, baik Kadis, Kaban, lembaga, maupun relawan kemanusiaan harus fokus pada bantuan darurat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Sekda juga menerima kedatangan tim Basarnas yang telah dikerahkan untuk memperkuat proses pencarian dan evakuasi korban meninggal maupun penyelamatan warga di titik-titik rawan.
Para kepala dinas pun diminta bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing, terutama dalam pendataan dan koordinasi lapangan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Aceh Utara, Halidi, menegaskan bahwa percepatan penanganan sangat bergantung pada keakuratan data.
“Posko kecamatan harus langsung terhubung dengan Posko Utama. Tingkatkan komunikasi dan pastikan data yang dikirim benar-benar akurat, karena ini sangat menentukan langkah penanganan berikutnya,” kata Halidi.
Hingga kini, proses evakuasi masih terus berlangsung di beberapa titik yang sulit dijangkau, sementara tim gabungan terus bekerja mempercepat penyaluran bantuan kepada warga terdampak. Pemerintah Aceh Utara berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersatu dalam upaya penyelamatan dan pemulihan pascabencana.






