Harga Turun, Pembeli Sepi, Petani Semangka Tanjong Ulim Resah

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE JAYA |PELITANASIONAL – Para petani semangka di Gampong Tanjong Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, mengaku menghadapi kesulitan menjual hasil panen mereka. Di tengah musim panen yang telah tiba, pembeli disebut masih sangat minim sehingga membuat para petani khawatir mengalami kerugian.

Salah seorang petani mengatakan semangka yang ditanam kini sudah siap dipanen. Namun hingga saat ini, belum banyak pedagang maupun pengepul yang datang untuk membeli hasil tanam mereka.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat para petani semakin resah karena buah semangka memiliki masa simpan yang terbatas setelah matang.

“Sudah murah harganya, yang beli pun tidak ada,” ujar salah seorang petani saat menyampaikan keluhannya.

Para petani berharap ada perhatian dari berbagai pihak untuk membantu pemasaran hasil panen mereka. Mereka juga berharap para pedagang dan pengepul dapat datang langsung ke lokasi agar hasil panen yang telah dirawat selama berbulan-bulan tidak terbuang sia-sia.

Bagi petani, keberhasilan bukan hanya saat semangka tumbuh subur dan siap dipanen, tetapi juga ketika hasil panen tersebut dapat terjual dengan harga yang layak sehingga mampu menutupi biaya produksi dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Saat ini, para petani masih berharap adanya peningkatan permintaan dalam beberapa hari ke depan agar hasil panen semangka di Tanjong Ulim dapat terserap pasar dengan baik.[Jun]

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balai Wilayah Sungai Sumatera I Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Program P3-TGAI 2026
Siswi Penghafal Al-Qur’an Jadi Korban Kecelakaan Maut di Pidie
Bupati Aceh Utara Lepas Pawai Ta’aruf dan Bazar Muharram Gratis Peringati 1 Muharram 1448 H
Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera
HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H
GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA
DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:32 WIB

Harga Turun, Pembeli Sepi, Petani Semangka Tanjong Ulim Resah

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:20 WIB

Balai Wilayah Sungai Sumatera I Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Program P3-TGAI 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:51 WIB

Siswi Penghafal Al-Qur’an Jadi Korban Kecelakaan Maut di Pidie

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:14 WIB

Bupati Aceh Utara Lepas Pawai Ta’aruf dan Bazar Muharram Gratis Peringati 1 Muharram 1448 H

Senin, 15 Juni 2026 - 14:25 WIB

Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera

Berita Terbaru