Keji! Seorang Ayah Bertahun-tahun Aniaya Anaknya yang Difabel

- Penulis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (PN) – JD (11), anak penyandang difabel menjadi korban penganiayaan di Surabaya. Bejatnya, penganiayaan itu dilakukan oleh ayah kandungnya yang bernama Donny.

CK, ibu korban mengatakan penganiayaan yang dilakukan suaminya sudah dilakukan sejak korban berusia 3 tahun, atau dilakukan sejak 8 tahun lalu.

“Itu sebenarnya sudah sering terjadi, sudah lama, mulai anak saya kecil sekitar umur 3 tahun sudah ada kekerasan. Cuma kalau dulu itu bisa dibilang kayak sewajarnya orang tua marah ya mukul anak,” ujar CK dilansir detikJatim, Kamis (3/10/2024).

CK mengungkapkan suaminya seringkali menganiaya anaknya ketika sedang rewel. Bahkan suaminya tidak segan menganiaya anaknya di depannya.

Penganiayaan itu juga terekam oleh kamera CCTV di rumahnya. Dari video CCTV tersebut, nampak korban diseret, ditendang, serta ditampar oleh ayahnya.

“Anak saya ini kan berkebutuhan khusus ya, autis. Jadi kadang-kadang memang tantrum. Ya memang orangnya (Donny) tidak bisa mengendalikan emosi si papanya ini,” tuturnya.

“Dua tahun terakhir ini malah semakin parah. Terjadinya setiap hari dan mukulnya juga kan semakin ekstrem,” lanjutnya

CK pun tak kuasa menahan amarah suaminya. Ia juga tidak bisa mencegah penganiayaan yang dilakukan pada anaknya. Karena kondisinya semakin mengkhawatirkan, ia melaporkan suaminya ke Polrestabes Surabaya pada 10 Juni 2024.

“Iya saya selalu kasih tahu dia jangan melakukan itu lagi. Toh anaknya tidak ngerti apa-apa juga kan. Kalau mukulnya tidak berniat menyakiti atau untuk aniaya ya nggak saya laporkan,” terangnya.

Setelah melapor ke polisi, korban juga melakukan visum dan hasilnya menunjukkan ada luka di bagian wajah. Donny saat ini juga telah ditahan di Mapolrestabes Surabaya karena telah melakukan penganiayaan kepada anaknya.

“Suami saya sementara ini masih ditahan di Polrestabes dari Sabtu kemarin (28/9),” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi membenarkan telah menerima laporan dan menahan pelaku. “Nanti akan di-update,” kata Haryoko singkat

Sumber : Detik.com

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Aceh Utara H. Ismail Ajalil Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026
Plt Sekda Aceh Utara Pimpin Apel Gabungan, Serahkan Santunan Jaminan Kematian ASN
H. Ruslan M. Daud Resmi Terpilih sebagai Ketua DPW PKB Aceh Periode 2026–2031
Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni
Mutasi Kepala Sekolah di Aceh Utara Menuai Sorotan, Praktik Pascabencana dan Pertimbangan Kemanusiaan Dipertanyakan
Pasca Banjir 2025, Petani Berjuang Selamatkan Sisa Panen yang Terendam
Presiden Prabowo Panggil Menteri PKP ke Hambalang, Akselerasi Program Rumah Bersubsidi
Mendikdasmen Pastikan Sekolah Rusak di Aceh Utara Segera Ditangani
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 19:17 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail Ajalil Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 13:17 WIB

Plt Sekda Aceh Utara Pimpin Apel Gabungan, Serahkan Santunan Jaminan Kematian ASN

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:34 WIB

H. Ruslan M. Daud Resmi Terpilih sebagai Ketua DPW PKB Aceh Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:02 WIB

Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:01 WIB

Pasca Banjir 2025, Petani Berjuang Selamatkan Sisa Panen yang Terendam

Berita Terbaru