PELITANASIONAL.COM | LHOKSUKON –Musibah kebakaran menggemparkan Dusun Puuk, Gampong Matang Mane, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin malam, 7 Juli 2025. Sebuah rumah panggung milik Tgk Yusuf (80), yang akrab disapa Tgk Geudong, hangus terbakar sekitar pukul 22.00 WIB.
Rumah panggung yang terbuat dari kayu dan telah berdiri puluhan tahun itu dihuni oleh Tgk Yusuf bersama anak dan menantunya. Saat kejadian, anaknya sedang berada di luar daerah untuk mencari nafkah. Sementara Tgk Yusuf yang sudah lanjut usia sedang tertidur lelap hingga akhirnya terbangun karena merasakan hawa panas yang tidak biasa dari dalam rumah.
“Saya terbangun karena panas luar biasa. Langsung saya panggil menantu dan turun dari rumah,” tutur Tgk Yusuf dengan suara gemetar. Tatapannya kosong, seolah belum percaya bahwa tempat tinggalnya telah dilalap api.
Setelah berhasil membangunkan menantunya, mereka segera menyelamatkan diri. Dalam kondisi panik, Tgk Yusuf berjalan kaki sejauh 50 meter menuju rumah tetangganya, Yakop, untuk meminta pertolongan. Warga yang mendapat kabar segera berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.
Beberapa menit kemudian, satu unit armada pemadam kebakaran dari Pos Landeng milik Pemkab Aceh Utara tiba di lokasi. Dengan sigap, petugas bersama warga memadamkan api agar tidak merambat ke rumah-rumah lainnya. Api akhirnya berhasil dikendalikan, meski bagian dapur rumah Tgk Yusuf dilaporkan ludes terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Camat Tanah Luas, Baktiar, SE, turut berada di lokasi saat kejadian bersama Muspika dan pihak Polsek Tanah Luas. Ia memastikan situasi telah terkendali dan berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tapi rumah ini adalah tempat tinggal utama korban. Kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan BPBD agar bantuan tanggap darurat bisa segera diberikan,” ujar Camat Baktiar.
Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Menurut keterangan warga, kondisi instalasi listrik di daerah tersebut memang sudah sangat memprihatinkan. Kabel-kabel terlihat terikat di pohon pinang dan menjuntai rendah, sangat rawan.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera turun tangan membantu Tgk Yusuf. Mereka juga mengimbau agar PLN lebih memperhatikan instalasi listrik di rumah-rumah warga, khususnya yang masih menggunakan jaringan lama dan tak layak pakai.