Mulia Saputra Kembali Terpilih Jadi Geuchik Manyang Tunong Kecamatan Tanah Luas

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | ACEH UTARA – Pemilihan Geuchik (Kepala Desa) Gampong Manyang Tunong, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, berlangsung demokratis pada Selasa (19/8/2025). Dari dua calon yang bersaing, Mulia Saputra dengan nomor urut 02 kembali meraih kemenangan telak setelah mengumpulkan 160 suara sah, jauh mengungguli Saiful Mahyar nomor urut 01 yang memperoleh 24 suara.

Selain itu, terdapat 5 suara dinyatakan rusak, sehingga total suara sah dan tidak sah berjumlah 189 dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 294 orang.

Ketua Panitia Pemilihan Geuchik, Nurdinnur, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran proses pemungutan suara yang berlangsung aman dan tertib.

“Alhamdulillah, seluruh tahapan berjalan lancar. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah menggunakan hak pilihnya dengan baik,” ujarnya.

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMPP-KB) Aceh Utara Fuad Mukhtar, Plt. Kepala Bidang Pembinaan Keuangan Usaha Ekonomi dan Aset Gampong Sayed Muhammad Hasanuddin, Camat Tanah Luas Bakhtiar, perwakilan Koramil Tanah Luas, perwakilan Polsek Tanah Luas, serta masyarakat Gampong Manyang Tunong yang memenuhi lokasi pemilihan.

Dengan kemenangan ini, Mulia Saputra resmi ditetapkan sebagai Geuchik terpilih Gampong Manyang Tunong untuk periode kedua. Ia diharapkan mampu membawa perubahan positif dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Mulia Saputra menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan masyarakat. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Manyang Tunong yang telah memberikan amanah ini untuk kedua kalinya. Kemenangan ini bukan milik saya pribadi, melainkan milik kita semua. Insya Allah, saya akan bekerja lebih keras untuk meningkatkan pembangunan gampong, mengelola dana desa dengan transparan, dan memastikan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” ucapnya.

Suasana pemilihan yang penuh kekeluargaan mendapat apresiasi dari warga. Mereka berharap Geuchik terpilih dapat memperkuat persatuan dan memperhatikan kebutuhan masyarakat di berbagai bidang, mulai dari pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan layanan sosial.(*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal
Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total
Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir
Banjir Tinggi Lumpuhkan Akses Jalan Medan–Banda Aceh di Syamtalira Aron, Warga Terjebak Hingga Dua Hari
Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako
Banjir Lumpuhkan Aceh Utara: 19 Kecamatan Terendam, 44 Ribu Warga Mengungsi, Jaringan Internet Padam
Presiden Prabowo Kirim Bantuan Besar untuk Aceh dan Sumatera: 10.000 Ton Beras dan 2.000 Ton Minyak Goreng untuk Korban Banjir di Aceh
Pemkab Aceh Utara Buka Posko Utama di Pendopo Bupati, Koordinasi Penanganan Banjir Dipusatkan di Sana
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 00:46 WIB

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal

Sabtu, 29 November 2025 - 16:12 WIB

Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total

Sabtu, 29 November 2025 - 14:15 WIB

Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako

Jumat, 28 November 2025 - 17:39 WIB

Banjir Lumpuhkan Aceh Utara: 19 Kecamatan Terendam, 44 Ribu Warga Mengungsi, Jaringan Internet Padam

Berita Terbaru