Gempa 3,1 SR Guncang Alor, Tidak Berpotensi Tsunami

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | NTT – Gempa bumi magnitudo 3,1 mengguncang barat daya Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (24/8/2025) pukul 13.51 WIB. BMKG melaporkan pusat gempa berada di laut pada kedalaman 30 kilometer, sekitar 73 kilometer barat daya Alor.

Dampak Lingkungan

Gempa kecil ini tidak menimbulkan kerusakan besar. Namun, beberapa dampak tetap perlu diwaspadai. Getaran bawah laut dapat mengganggu sedimen dan biota, termasuk terumbu karang. Di pesisir, guncangan bisa memicu longsor kecil di tebing labil. Selain itu, struktur tanah di sekitar pantai dapat berubah sehingga memengaruhi vegetasi atau bangunan.

Risiko Tsunami

BMKG memastikan gempa 3,1 SR tidak berpotensi tsunami. Kekuatan gempa terlalu kecil untuk memicu pergeseran lempeng besar. Meski begitu, NTT tetap rawan karena berada di jalur Cincin Api Pasifik.

Kajian BPBD menunjukkan gempa di sesar naik Flores dengan magnitudo di atas 7,5 bisa memicu tsunami hingga tiga meter di Alor, Flores, dan Labuan Bajo. Jika gempa lebih besar terjadi di megathrust selatan Sumba, gelombang bisa melebihi tiga meter di Sumba, Kupang, dan Rote.

Imbauan BMKG

BMKG meminta masyarakat tetap waspada. Warga diimbau menjauhi bangunan retak, melaporkan retakan tanah, serta memperhatikan perubahan kualitas air. Edukasi evakuasi mandiri juga penting: segera menjauh dari pantai jika merasakan gempa kuat, tanpa menunggu sirene peringatan.

Kesimpulan

Gempa 3,1 SR di Alor tidak menimbulkan kerusakan serius. Namun, kejadian ini menjadi pengingat bahwa NTT sangat rentan terhadap gempa dan tsunami. Kesiapsiagaan masyarakat dan pemantauan lingkungan menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan
Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya
Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia
Pulihkan Semangat Seniman Pasca-Banjir Besar, Komunitas Solo Raya Salurkan Bantuan untuk Maestro Rapai di Aceh Utara
Wakil Gubernur Aceh Faddlullah Tegaskan Penanganan Banjir Aceh Utara dan Aceh Tamiang, Penyesuaian Bantuan Rumah Rusak
Menko Polkam RI dan Pejabat Tinggi Kunjungi Kecamatan Lapang, Gampong Kula Cangkoy Pasca-Banjir Besar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:52 WIB

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:49 WIB

Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:50 WIB

Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru