Polresta Banda Aceh Bekuk Dua Pelaku Curanmor, Sudah 16 Kali Beraksi

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL  | BANDA ACEH – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh berhasil meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang kerap beraksi di wilayah hukum setempat. Penangkapan dilakukan pada Senin (22/9/2025) dini hari.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kasatreskrim AKP Donna Briadi mengatakan, kedua tersangka diduga telah melakukan aksi pencurian di sedikitnya 16 lokasi berbeda.

“Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku sudah 16 kali melakukan pencurian. Tidak menutup kemungkinan jumlah itu akan bertambah berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan,” ujar AKP Donna

Kasus ini bermula dari laporan korban bernama Dini Julia Putri (23), warga Sumatera Barat. Pada Minggu (21/9/2025) malam, korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat miliknya di depan kos di Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. Tak lama berselang, motor tersebut raib digasak pelaku.

Merespons laporan tersebut, tim Opsnal segera melakukan penyelidikan. Salah satu pelaku berinisial BA (29), asal Sumatera Barat, berhasil diamankan warga setelah sempat menjadi bulan-bulanan massa.

Dari hasil interogasi, BA mengaku beraksi bersama rekannya berinisial MS (21), warga Gampong Neuheun, Aceh Besar. Polisi kemudian menangkap MS di rumahnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, petugas menyita barang bukti berupa tiga unit sepeda motor Yamaha R15 biru, Yamaha Mio Soul, dan Honda Beat serta kunci letter T yang digunaka untuk melancarkan aksi pencurian.

“Kedua pelaku sudah ditahan di Mapolresta Banda Aceh untuk proses penyidikan lebih lanjut,” kata AKP Donna.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera
HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H
GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA
DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 14:25 WIB

Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:43 WIB

HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:45 WIB

GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Berita Terbaru