SAPA Kritik Pemadaman Listrik Berulang di Aceh, Desak Pemerintah Bertindak

- Penulis

Minggu, 16 November 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH| PELITA NASIONAL  — Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) menyoroti pemadaman listrik berulang yang terjadi di hampir seluruh kabupaten/kota di Aceh sepanjang tahun 2025. Kondisi ini dinilai merugikan masyarakat, pelaku usaha, dan pelayanan publik yang sangat bergantung pada listrik.

Ketua SAPA, Fauzan Adami, menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi oleh pemerintah dan PLN. “Ini persoalan serius. Tahun ini Aceh berulang kali mengalami mati lampu.

Masyarakat rugi, kegiatan usaha terganggu, dan pelayanan publik ikut berhenti. Listrik adalah kebutuhan dasar, negara wajib memberi layanan terbaik untuk rakyat Aceh,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).

Fauzan menyebut kondisi ini ironis mengingat Aceh memiliki peran sejarah besar dalam berdirinya Republik Indonesia.

Menurutnya, Aceh seharusnya mendapat perhatian khusus dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti listrik.

SAPA mendesak Pemerintah Aceh untuk segera bertindak. Pemerintah daerah diminta menekan pemerintah pusat dan PLN agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan di Aceh.

Fauzan menegaskan, pembenahan harus mencakup peningkatan kapasitas pembangkit, perbaikan jaringan, hingga tata kelola yang lebih baik.

“Pemerintah Aceh harus bersikap. Harus ada tuntutan jelas kepada PLN dan pemerintah pusat untuk memperbaiki kondisi ini. Aceh berhak mendapatkan listrik yang stabil dan berkualitas,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika masalah listrik tidak segera ditangani, pelayanan publik dan pembangunan Aceh akan terus tertinggal.

“Ke depan tidak boleh ada lagi cerita mati lampu di Aceh. Ini menyangkut masa depan pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” kata Fauzan.

Dengan desakan tegas SAPA ini, publik menanti langkah nyata pemerintah dalam memastikan listrik di Aceh berjalan stabil, aman, dan merata bagi seluruh masyarakat.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku
Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka
Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya
Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia
Jejak Lumpur Belum Hilang, Tim Medis Puskesmas Syamtalira Bayu Hadir Bawa Harapan Pasca-Banjir
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara

Senin, 12 Januari 2026 - 13:55 WIB

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:14 WIB

Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:39 WIB

BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka

Berita Terbaru