Pangkalan Serakah Gas LPG 3 kg Dijual Berkali Lipat, Warga Pante Rambong Jadi Korban

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 00:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Senin malam, 22 Desember 2025, Di tengah musibah banjir bandang yang melanda Desa Pante Rambong, Aceh Timur, masyarakat terdampak masih berjuang keras untuk bertahan hidup.

Rumah hancur, puing berserakan, listrik terbatas, dan anak-anak mulai terserang penyakit. Namun, ternyata ada pihak yang memilih memanfaatkan kesusahan warga untuk keuntungan pribadi.

Gas LPG 3 kg yang seharusnya dijual seharga Rp20.000 di pangkalan, kini dilepas ke pengecer hingga Rp70.000–Rp80.000 per tabung.

Tindakan ini membuat warga harus membayar lebih dari tiga kali lipat harga resmi hanya untuk memasak. Praktik seperti ini jelas menyalahi hati nurani dan kemanusiaan.

Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, mengingatkan secara tegas,  pangkalan yang tetap menjual LPG 3 kg ke pengecer, sehingga dijual kepada warga dan pengungsi di atas harga eceran tertinggi (HET), izin operasional pangkalan akan dicabut tanpa kompromi.

“Kami tidak mau tahu dan tidak mau dengar harga LPG 3 kg dijual di atas HET. Akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Sindiran pedas tertuju kepada pangkalan yang tampaknya lupa fungsi utamanya: melayani masyarakat, bukan menumpuk untung dari penderitaan warga.

Praktik ini menunjukkan kelicikan dan ketidakpedulian yang menyayat hati, apalagi saat warga tengah membutuhkan bantuan paling mendasar.

Selain masalah LPG, kebutuhan dasar lain seperti selimut dan bahan pokok juga masih sangat terbatas di posko pengungsian.

Anak-anak pengungsi pun berada dalam kondisi rawan sakit akibat lingkungan yang tidak memadai.

Berita ini menjadi peringatan keras bagi pihak-pihak yang menempatkan keuntungan di atas kemanusiaan.

Pemerintah Aceh Timur kini berada di garis depan untuk memastikan distribusi LPG dan bantuan lainnya berjalan adil dan sesuai aturan, agar warga terdampak bencana tidak lagi menjadi korban keserakahan pihak tertentu.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Aceh Utara Hadiri Peresmian Bendungan Krueng Keureuto oleh Presiden Prabowo
Pekan Depan, Bupati Aceh Utara Salurkan Sepeda Motor untuk 852 Imum Gampong
Rumah Warga Roboh Diterjang Angin Kencang di Cot Barat, Tanah Luas
Pengajian Rutin Bulanan Al-Huda Kecamatan Lapang Berlangsung Khidmat, Hadirkan Abi Ja’far dari Dayah Darul Huda Lueng Angen
Jelang Pelantikan, Ketua Umum PWO Aceh Bahas Persiapan Bersama Wartawan Aceh Utara
Massa Ancam Gelar Aksi ke Polres Aceh Timur Jika Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap
Kasus Viral Pengeroyokan Anak di Idi Tunong Berlanjut ke Polres Aceh Timur
Milad ke-48 Wakil Bupati Aceh Utara: Momentum Perkuat Semangat “Aceh Utara Bangkit”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:44 WIB

Bupati Aceh Utara Hadiri Peresmian Bendungan Krueng Keureuto oleh Presiden Prabowo

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pekan Depan, Bupati Aceh Utara Salurkan Sepeda Motor untuk 852 Imum Gampong

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengajian Rutin Bulanan Al-Huda Kecamatan Lapang Berlangsung Khidmat, Hadirkan Abi Ja’far dari Dayah Darul Huda Lueng Angen

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:42 WIB

Jelang Pelantikan, Ketua Umum PWO Aceh Bahas Persiapan Bersama Wartawan Aceh Utara

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:12 WIB

Massa Ancam Gelar Aksi ke Polres Aceh Timur Jika Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap

Berita Terbaru

Nasional

Anak yang Berjalan Sendiri ke Gerbang Sekolah

Sabtu, 11 Jul 2026 - 07:27 WIB