Walkot Serang Kecewa Gubernur Banten Belum Juga Tinjau Lokasi Banjir

- Penulis

Senin, 7 Maret 2022 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Banjir di Serang, Banten (Bahtiar/detikcom).

i

Foto: Banjir di Serang, Banten (Bahtiar/detikcom).

Serang (PN) – Gubernur Banten Wahidin Halim, disebut tak kunjung datang ke lokasi banjir Serang, Banten. Hal itu diungkap Wali Kota Serang, Syafrudin

“Belum (ditengok), nggak tahu (alasan belum dikunjungi Gubernur),” kata Syafrudin saat ditanya wartawan di Kota Serang, Senin (7/3/2022).

Syafrudin tak menampik kekecewaannya kepada Wahidin yang tak meninjau lokasi banjir Serang, saat ditanyai wartawan. Dia menyesalkan ketidakhadiran Wahidin pascabanjir Serang yang terjadi sepekan lalu.

“Menyesalkan,” katanya singkat.

Banjir akibat luapan Sungai Cibanten sendiri surat surut di sepanjang bantaran sungai. Hari ini, Pemkot Serang akan kembali menggelar rapat di masa transisi pasca bencana, tapi belum bisa diumumkan apakah ketetapan tanggap bencana diperpanjang atau tidak.

“Nanti malam rapat lagi, nanti malam, itu kan belum,” ujarnya singkat.

Ada 4.000 lebih rumah banjir akibat hujan deras pada Selasa (1/3) yang menyebabkan Cibanten meluap. Ketinggian banjir berkisar 50 hingga 5 meter yang lokasinya tersebar di sepanjang sungai mulai di tengah kota hingga ke Kecamatan Kasemen di pesisir.

Total ada lima orang meninggal dunia dalam bencana banjir Serang. Korban atas nama Gusti warga Pasar Lama, Farel dan Aldi dari Taktakan, Armansyah dari Cipocok Jaya dan warga Kagungan bernama Afrizal.[]

Sumber : detikNews.com

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia
Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan
Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!
Kejati Aceh Seret Tersangka Baru dalam Skandal Korupsi Beasiswa Rp14 Miliar
Ayahwa Beri Lampu Hijau, Pelita Nasional Tagih Komitmen Digitalisasi 95 Satker di Aceh Utara Stop Setoran Tunai!
Menuju Kemandirian Fisikal, Digitalisasi Seluruh Sektor PAD dan Legalisasi Usaha Rakyat Jadi Solusi Strategis Aceh Utara
Di Tengah Lumpur Pasca-Banjir, Hak Sehat Rakyat Justru “Dikebiri” Aturan Pusat
Bupati Aceh Utara Benar Pejuang Janji Masa Kompaye Kini Ditunaikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:54 WIB

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia

Jumat, 10 April 2026 - 16:03 WIB

Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan

Selasa, 7 April 2026 - 23:24 WIB

Kejati Aceh Seret Tersangka Baru dalam Skandal Korupsi Beasiswa Rp14 Miliar

Jumat, 3 April 2026 - 16:48 WIB

Ayahwa Beri Lampu Hijau, Pelita Nasional Tagih Komitmen Digitalisasi 95 Satker di Aceh Utara Stop Setoran Tunai!

Kamis, 2 April 2026 - 16:25 WIB

Menuju Kemandirian Fisikal, Digitalisasi Seluruh Sektor PAD dan Legalisasi Usaha Rakyat Jadi Solusi Strategis Aceh Utara

Berita Terbaru